1 Juli 2021, Penilaian Kinerja ASN di Gorontalo Utara Beralih ke Orientasi Hasil

1 Juli 2021, Penilaian Kinerja ASN di Gorontalo Utara Beralih ke Orientasi Hasil

08/06/2021 22:08 0 By Maman

Workshop Penilaian Sistem Kinerja ASN Gorontalo Utara

Sekda Gorontalo Utara, RIdwan Yasin menghadiri Workshop Penerapan Sistem Informasi E-Kinerja ASN Terintegrasi di Manado. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Mulai 1 Juli 2021, penilaian sistem manajemen kinerja ASN akan beralih dari penilaian yang sebelumnya berorientasi proses, menjadi penilaian yang berorientasi hasil.

Usai mengikuti Workshop Penerapan Sistem Informasi E-Kinerja ASN Terintegrasi di Hotel Four points Kota Manado, Selasa (8/6/2021) Sekda Gorontalo Utara, Ridwan Yasin mengatakan, sistem manajemen kinerja ASN dilakukan dalam 4 tahapan.

Pertama kata dia, perencanaan kinerja, kemudian pelaksanaan, pemantauan kinerja dan keempat, penilaian kinerja, yang selanjutnya ditetapkan menjadi sebuah Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Ini menyesuaikan dengan perubahan regulasi sebelumnya, PP 46 tahun 2011, ke PP 30 tahun 2019.

“Kalau di PP 46 masih menggunakan pola bahwa orientasinya itu masih pada proses, jadi ASN itu dinilai melalui SKP, penilaiannya pada proses,” ujar Sekda.

Misalnya kata Sekda, ASN melaksanakan satu proses kegiatan bimbingan teknis atau proses kegiatan berupa pembangunan, penilaian yang diberikan pada prosesnya. Sesuai regulasi terbaru termasuk Peraturan Menteri PAN-RB nomor 8 Tahun 2021, maka penilaian dilakukan terhadap hasilnya.

“Makanya disitu disebut kinerja, kalau PP 46 proses pekerjaan yang dinilai, maka ini kinerja, itu bedanya kinerja dan kerja, kalau kerja itu fokus pada kegiatan, apa kegiatannya, prosesnya seperti apa, tapi kalau pada kinerja, fokus pada hasilnya dari proses pekerjaan tadi,” jelas Sekda.

Sehingga kata Panglima ASN Gorontalo Utara ini, Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 8 tahun 2021 ini, diharapkan mutu ASN betul-betul dinilai secara objektif. Tidak hanya melihat sebagai sebuah proses kemudian disimpulkan bahwa ASN ini berkinerja baik, bagaiamna proses yang dilaksanakan ini, ada hasil atau tidak.

“Dengan cara ini, seluruh ASN di seluruh Indonesia pasti benar-benar akan meningkatkan kinerjanya,” tandas Sekda. (Prin/Adv)