150 Pasutri di Kecamatan Suwawa Ikut Verifikasi Isbat Nikah

150 Pasutri di Kecamatan Suwawa Ikut Verifikasi Isbat Nikah

25/02/2020 21:08 0 By Alex

Kabag Bantuan Hukum, Biro Hukum dan Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, Novita Bokings saat memberikan arahan pada Verifikasi Peserta Sidang Itsbat Nikah di KUA Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (24/2/2020). (F. istimewa).

Hulondalo.id – Sedikitnya 150 pasangan suami istri (Pasutri) isbat nikah diverifikasi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Senin (24/2/2020).

Isbat nikah merupakan pengesahan negara kepada pasangan suami-istri yang sebelumnya menikah di bawah tangan, nikah siri atau tidak tercatat. Tujuannya, untuk memberikan jaminan kepastian hukum bagi masyarakat, terlindungi hak-haknya dan mendapat pengakuan keperdataan oleh negara.

Verifikasi ini digelar oleh Biro Hukum Setda Provinsi Gorontalo bersama unsur Pengadilan Agama Suwawa, unsur Kementrian Agama dan pemerintah daerah setempat.

“Program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2013 lalu. Kita ingin warga yang sudah menikah tapi tidak tercatat bisa memperoleh jaminan kepastian hukum dengan prinsip equality before the law,” jelas Kepala Biro Hukum dan Organisasi melalui Kabag Bantuan Hukum, Novita Bokings.

Program ini dilaksanakan gratis. Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak saja menanggung biaya sidang, tetapi juga akan diberikan uang pengganti transpor selama sidang. Harapannya, warga yang mengikuti sidang tidak kehilangan penghasilannya selama sehari.

Setiap pasangan yang ingin mengurus sidang isbat nikah diwajibkan untuk mengisi sejumlah dokumen. Beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni keterangan benar-benar telah menikah, maharnya, saksi dan surat cerai dari pasangan sebelumnya.

“Jika syarat-syarat itu tidak dapat dipenuhi maka proses sidang tidak dapat dilaksanakan. Sebelum sidang, semua persyaratan akan diverifikasi di lapangan,” tambah Novi.

Setelah melalui proses sidang, maka pasangan yang dinilai memenuhi syarat akan diberikan dokumen hukum yang sah seperti kartu keluarga baru, KTP dan buku nikah. Jika sudah memiliki anak, maka akan diterbitkan akta kelahiran baru.(adv/alex)