26 Desa di Pohuwato Bakal Ikut Lomba Kampung KB

26 Desa di Pohuwato Bakal Ikut Lomba Kampung KB

10/06/2021 18:48 0 By Yadin

Technical meeting lomba kambungu lo KB dibuka Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa yang didampingi Plt. Kepala DP3AP2KB, Rusmiyati Pakaya, Kamis (10/6/2021).

Hulondalo.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Keluarga Nasional (Harganas), 26 desa di Kabupaten Pohuwato akan mengikuti lomba Kampung KB.

Technical meeting lomba kambungu lo KB dibuka Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa yang didampingi Plt. Kepala DP3AP2KB, Rusmiyati Pakaya, Kamis (10/6/2021).

Di hadapan kades, dan kader penyuluh keluarga berencana (PKB), Wabup Suharsi mendorong peran mereka untuk membangkitkan semangat ikut program keluarga berencana.

“Sukseskan program KB ini dan program-program terintegrasi lainnya untuk menunjang program kampung KB. Adapun program dimaksud meliputi program lansia, remaja, dan balita. Program kampung KB yang terintegrasi itu meliputi peingkatan derajat kesehatan masyarakat, kebersihan dan penataan lingkungan, penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan presentase stunting dan lain-lain,” jelas Wabup.

Selain itu, di kampung KB semua lintas sektor yang masuk, contoh kampung KB itu bersih, lingkungannya bersih, ramah anak, ada tempat perkumpulan dari kelompok masyarakat yang memberikan pembinaan.

“Ya, program ini sangat bagus, terintegrasi, semuanya ada di desa. Mari disosialisasikan kepada masyarakat, porgram ini bukan membatasi kelahiran, tetapi mengatur kelahiran,” ujar Suharsi.

Sebelumnya, Plt Kadis P3AP2KB Rusmiyati Pakaya menyampaikan, kegiatan ini baru kali pertama dilaksanakan di Pohuwato.

“Lomba kampung KB ini atau dibidang kami disebut lomba kambungu lo KB bertujuan mengangkat kearifan lokal dengan ciri khas, ornamen di masing-masing desa. Kami sudah sosialisasikan kegiatan ini pada 2020 kemarin, dimana dalam rangka memeriahkan harganas 2021 akan diadakan lomba kampung KB. Program ni adalah media untuk mendorong kerjasama lebih erat antara tenaga KB ditingkat lapangan dengan pemerintah desa. Juga untuk lebih memberi ruang tentang adanya kampung KB. Kami ingin memberi warna bagi yang mau masuk ke kampung KB tersebut,” terang Rusmiyati. (yadin/adv)