50 Dokter Internsip Siap Bertugas di Provinsi Gorontalo

15/11/2019 13:23 0 By Maman

Acara Pisah Sambut 50 Dokter Internsip, dihadiri Perwakilan KIDI Pusat Prof. Dr. Mulyohadi Ali, Sp. AIPKI Pusat dr. Dwi Juliani, dan Ketua KIDI Provinsi Yamin Ahsan serta, Kepala Bidang SDK Dikes Provinsi Gorontalo Suleman Mile, Kamis (14/11) di Hotel Horison Nayumi Kota Gorontalo.

Hulondalo.id- 50 Dokter Internsip siap bertugas di Provinsi Gorontalo. Mereka akan ditempatkan di tiga rumah sakit dan tiga puskesmas yang ada. Kehadiran 50 dokter ini, merupakan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI).

50 dokter internsip tersebut, diteirma Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dalam sebuah acara, di Hotel Horison Nayumi Kota Gorontalo, Kamis (14/11/2019). Selain menerima 50 dokter internsip yang baru, acara tersebut juga melepas 50 dokter yang sebelumnya bertugas selama kurang lebih 1 tahun.

Perwakilan Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI) Pusat Prof. Dr. Mulyohadi Ali, Sp. FK mengatakan, sejak tahun 2013, program PIDI di Provinsi Gorontalo awalnya hanya 15 dokter. Mereka bertugas di Kota Gorontalo.

Seiring berjalannya waktu kata Prof Mulyohadi, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan jumlah dokter untuk program PIDI ini, hingga mencapai 664 dokter di tahun 2019.

“Semoga melalui program ini, dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dokter di daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Suleman Mile menyambut baik program PIDI di Provinsi Gorontalo.

Suleman mengatakan, penempatan dokter internsip di Provinsi  Gorontalo, bisa membantu masyarakat dan Pemerintah, dalam memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan Puskesmas.

Nantinya, setahun kedepan 50 dokter ini akan disebar di rumah sakit selama 8 bulan, dan tiga Puskesmas untuk masa tugas  4 bulan.

Rinciannya, 18 dokter di RSUD Aloei Saboe dan Puskesmas Kota Selatan, 15 orang masing-masing di RSUD Dunda Limboto dan Puskesmas Limboto Barat. Serta RSUD Toto Kabila dan Puskesmas Kabila.

“Kami berharap, untuk program Internsip terus dilanjutkan, hingga kebutuhan dokter di seluruh rumah sakit dan puskesmas di Provinsi Gorontalo bisa  merata dan terpenuhi,” pungkasnya. (Rinto/Adv)