6 Hari Setelah Lahir, Ibu ini Tak Tahu Bayinya Positif Covid-19

6 Hari Setelah Lahir, Ibu ini Tak Tahu Bayinya Positif Covid-19

02/06/2020 22:14 0 By Syakir

AE pasien ke 99 memeluk erat bayi laki lakinya yang baru berusia 6 hari yang juga pasien ke 107, dibawah kawalan petugas kesehatan menuju RS Zus, Gorontalo Utara, Selasa (2/6/2020). (f.humas/farid)

Hulondalo.id – Dua bayi dinyatakan positif covid-19, Selasa (2/6/2020). Salah satu diantaranya, baru berumur 6 hari, bahkan belum sempat diberi nama. Hingga kini, belum diketahui bayi yang terpapar dari sang ibu itu, awal penularannya dari mana.

AE adalah pasien ke 99, ibu dari bayi tersebut. Perempuan umur 25 tahun itu, tercatat sebagai warga Desa Desa Hutokalo, Sumalata, Gorontalo Utara. Sedangkan bayi laki lakinya adalah pasien ke 107, dan masih menggunakan insial sang ibu.

AE yang dirujuk melahirkan ke Rumah Sakit Aloei Saboe itu, melahirkan dengan cara operasi, 28 Mei 2020 dan dinyatakan reaktif covid-19 setelah menjalani rapid test. Karena hasil swab pertama negatif, maka AE dan si bayi sudah dibolehkan pulang.

Menumpang mobil pick up, bersama sang suami dan salah seorang kerabat, mereka pulang menuju kampung halamannya di Desa Hutokalo, dan sempat singgah di Limboto. Sayang, mereka tak tahu prosedurnya harus dua kali swab, dan swab kedua dinyatakan positif.

Petugas sempat kelabakan, mencari keberadaan AE dan bayinya. Saat akan dijemput, petugas mendapati AE dan bayinya, serta suami dan salah seorang kerabatnya sudah berada di perbatasan masuk Gorontalo Utara, tepatnya di Desa Pontolo.

Ibu dan bayi yang baru berumur 6 hari itu pun, langsung diminta turun dan pindah ke ambulance oleh petugas. Sementara sang suami dengan tegar mendampingi istri dan anaknya itu dievakuasi menuju Rumah Sakit Zainal Umar Sidiki.

Menggunakan masker dan face shield, Wabup Gorut Thariq Modanggu, ikut mengawal proses evakuasi ibu dan bayi, warga Sumalata itu. (f.humas/farid)

Alhamdulillah, kondisi ibu dan bayi itu dalam keadaan sehat. “Riwayat pasien 99 sebelumnya juga masih akan dilakukan traking. Karena ibu hamil itukan tidak kemana-mana, namun dia dinyatakan positif, kita masih mau traking dulu, semoga tidak terpapar dari di desanya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Gorontalo Utara Irwan Alintuka.

Sementara itu, Wabup Gorontalo Utara Thariq Modanggu ikut mengawasi proses evakuasi AE dan bayi laki lakinya itu. Bahkan, suami dan kerabat dari AE, sudah bersedia menjalani swab dan karantina mandiri, di puskesmas terdekat. (prin)