61.091 Keluarga Terdampak Covid-19 di Gorontalo Dapat Bansos Beras PKH

61.091 Keluarga Terdampak Covid-19 di Gorontalo Dapat Bansos Beras PKH

15/09/2020 13:07 0 By Alex

Bansos Beras PKH

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menyerahkan secara simbolis basos beras program PKH kepada Wakil Walikota Gorontalo Ryan F Kono, Selasa (15/9/2020). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim secara simbolis menyerahkan bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020 kepada bupati/walikota se-Provinsi Gorontalo, Selasa (15/9/2020).

Bansos dalam bentuk beras program PKH itu diperuntukkan bagi 61.091 keluarga penerima manfaat yang tersebar di Provinsi Gorontalo yang terdampak pandemi Covid-19.

Bansos beras diberikan selama 3 bulan dari Agustus hingga Oktober 2020. Setiap keluarga penerima manfaat masing-masing akan menerima 15 Kg beras per bulan. Jika ditotal, bantuan bansos beras itu mencapai 2.749.095 Kg.

Jika dirinci, Kabupaten Gorontalo menerima bansos beras terbanyak sejumlah 1.084.545 Kg untuk 24.101 keluarga penerima manfaat.

Kemudian ada Bone Bolango dengan jumlah 415.620 Kg untuk 9.236 keluarga, Boalemo 414.630 Kg untuk 9.214 keluarga, Gorontalo Utara 311.400 Kg untuk 6.920 keluarga, Pohuwato 271.530 Kg untuk 6.034 keluarga dan Kota Gorontalo 251.370 Kg untuk 5.586 keluarga.

“Bansos beras ini merupakan salah satu program Jaring Pengaman Sosial dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19,” ujar Wakil Gubernur Idris Rahim.

Ditambahkan Idris, Pemerintah Provinsi Gorontalo tahun ini mengintervensi masyarakat miskin dengan berbagai program sosial.

Selain bantuan di sektor pertanian, perikanan, kesehatan, dan pendidikan, ada juga bantuan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan, bantuan kebutuhan pokok bersubsidi NKRI Peduli, serta penyediaan berbagai infrastruktur dasar.

“Diharapkan dengan berbagai bantuan ini dapat meringankan beban rumah tangga miskin, khususnya penerima PKH yang terdampak Covid-19,” sambung Idris.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge mengungkapkan, pihaknya telah mengkrosscek langsung ke gudang Bulog Sub Divre Gorontalo untuk memastikan bansos beras yang akan disalurkan kepada masyarakat itu berkualitas dan tepat jumlah.

Pengecekan itu, lanjut Risjon, meliputi tampilan warna, bau beras dan timbangan tiap paket bantuan.

“Bansos beras ini dengan kualitas medium. Kami bahkan bersama Dinas Sosial Kabupaten/Kota telah mengambil contoh beras untuk diuji tanak,” katanya.(adv/alex)