9 Penumpang Asal Gorontalo di KLM Garuda Jaya yang Tenggelam Belum Ditemukan

9 Penumpang Asal Gorontalo di KLM Garuda Jaya yang Tenggelam Belum Ditemukan

26/08/2019 11:10 0 By Syakir

 

penumpang KM Garuda Jaya yang selamat. foto : istimewa

Hulondalo.id – Hingga Senin (26/8/2019), tim Basarnas Palu, Sulawesi Tengah masih mencari keberadaan 9 penumpang KLM Garuda Jaya yang tenggelam pada Jumat (23/8/2019). Diduga kuat, kapal tersebut berada di antara Kepulauan Banggai, Sulteng dan Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Kapal itu terlihat terakhir kali di Pelabuhan Lalong, Luwuk, Sulteng dan rencananya kapal tersebut akan menuju Taliabu, Maluku Utara. Menurut Basarnas, hari Jumat sekitar pukul 23.00 Wita, kapal tiba tiba bocor di bagian lumbung. Kecelakaan terjadi pada kordinat 1°37’46.36″S – 124°18’55.29″T, sekitar 100 Nm dari pelabuhan Luwuk.

Para penumpang sempat menyelamatkan diri menggunakan pelampung dan perahu sampan milik kapal, namun tersapu ombak tinggi sehingga mereka pun terpisah dari kelompok. Lima orang selamat dan ditemukan Basarnas, sedangkan 9 lainnya belum diketahui keberadannya.

“Kita dapat Informasi mereka pekerja kebun cengkeh berasal dari Gorontalo yang menumpang di kapal Garuda Jaya menuju Taliabu Gela,” Kata Komandan Pos Rescue Luwuk Basarnas Palu, Nur Al Kautsar saat dihubungi Read.id lewat telpon seluler, Senin (26/8/2019).

“Identitas nama-nama korban yang belum ditemukan itu kita belum tahu. namun menurut keterangan korban yang selamat mereka semua berasal dari Gorontalo. Jadi sampai saat ini identitas para korban yang hilang belum tahu,” imbuhnya.

Nama lima korban yang selamat adalah nahkoda kapal Ali Sadi (36), Kasman (62) Ali Kois(39), La Bobi (36) dan Ali Tama(34). Semuanya merupakan warga Desa Todoli, Kecamatan Lede, Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara. (hl/**)