974 Calon Haji Gorontalo Berangkat Pertengahan Juli, Ini Persiapannya…

974 Calon Haji Gorontalo Berangkat Pertengahan Juli, Ini Persiapannya…

25/04/2019 19:45 0 By Syakir

Ilustrasi

Hulondalo.id – Jamaah calon haji yang akan berangkat tahun ini, mendapat sejumlah kemudahan. Salah satunya pemeriksaan biometrik yang sebelumnya harus dilakukan di bandara, kini sudah bisa dilakukan di daerah masing masing.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementrian Agama Gorontalo Mahmud Bobihu menjelaskan, sejauh ini persiapan keberangkatan jamaah haji berjalan lancar. Kendati demikian, mulai tahun ini calon jamaah haji diwajibkan melakukan pemeriksaan biometrik, sebelum dapat visa.

Pemeriksaan Biometrik sendiri sejatinya dilakukan ketika kedatangan jamaah calon haji di bandara. namun untuk memudahkan, maka mulai tahun kemarin, berdasarkan perintah dari Kedutaan Arab Saudi pelaksanaan Biometrik dilaksanakan di daerah masing-masing di Indonesia.

“Kalau tahun kemarin Visa dulu baru Biometrik, tahun ini beda lagi. Yaitu harus melakukan pemeriksaan Biometrik dulu baru dapat Visa,” ujar Mahmud.

Dari segi persiapan kita baru sosialisasi tentang dokumen, mengenai apa-apa yang harus dipersiapkan oleh calon jamaah haji dimana yang pertama ialah untuk persiapan Biometrik.

“Kalau tahun kemarin pelaksanaan Biometrik itu bertempat di Asrama Haji ketika calon jamaah haji hendak berangkat, nah untuk tahun ini kebijakan Arab Saudi, Biometrik menjadi sebuah persyaratan untuk mendapatkan Visa.

Di samping itu pula, mulai tahun ini pelaksanaan Biometrik tidak lagi dilaksanakan di Asrama Haji lagi, melainkan sudah ada kantor tersendiri tempat pelaksanaan Biometrik tersebut yang bertempat di kompleks Kantor Pos Kota Gorontalo.

Dimana pemeriksa Biometrik ada orang-orang yang ditunjuk langsung oleh Kedutaan Arab Saudi dan tidak lagi berhubungan dengan Kementerian Agama.

“Alhamdulillah Gorontalo sampai dengan hari ini semua lancar untuk pelaksanaan Biometrik, mungkin tinggal sekitar 9 orang yang belum melakukan Biometrik,” lanjut Mahmud.

Begitu juga dengan Pengurusan Paspor, semua calon jamaah haji telah melakukan pengurusan Paspor tersebut.

“Mereka (calon haji) tinggal menunggu pelaksanaan bimbingan manasik yang biasanya dilakukan di kecamatan maupun di kabupaten. yang kemungkinan akan dilaksanakan usai Lebaran Idul Fitri,” sambungnya.

Rencananya para jamaah calon haji dari Gorontalo tersebut akan berangkat pada pertengahan bulan Juli mendatang dengan jumlah pelaksanaan ibadah ialah selama 41 hari. (try)