Adopsi Sistem UMKM Digital DKI Jakarta, Anies Perkenalkan Marten Platform Jakpreneur

Adopsi Sistem UMKM Digital DKI Jakarta, Anies Perkenalkan Marten Platform Jakpreneur

15/09/2021 14:59 0 By Maman

Walikota Martenda Gubernur Anies

Walikota Gorontalo, Marten Taha saat bertemu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (foto:hms)

Hulondalo.id – Walikota ,Gorontalo Marten Taha diperkenalkan platform JakPreneur leh Gubernur DKI Jakarta, Aies Baswedan. Platform tersebut merupaka ekosistem berhimpunnya para pemangku kepentingan, melakukan kolaborasi fasilitasi untuk mendorong kreasi pengembangan UMKM.

Dikantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021), Walikota juga mengatakan, platform ini ditunjang dengan fasilitas muthakir serta sumber daya manusia yang handal, menjadikan DKI Jakarta sebagai acuan pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik bagi sejumlah daerah.

“Digitalisasi umkm di Jakarta kami anggap yang terdepan memberikan dan memfasilitasi mengembangkan potensi usaha warga,” kata Marten dalam lawatannya.

Demikian juga sistem pemerintahan di DKI Jakarta, Marten mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta sudah melaksanakan pengadaan barang dan jasa, serta pengadaan langsung secara elektronik.

“Kami ketemu pak Anies Baswedan, ia memperkenalkan terobosan yang dilaksanakan untuk pengembangan UMKM dengan membuat platform jakpreneur, semua aplikasi termonitor lewat Command Center DKI Jakarta,” ujar Marten.

Dia juga mengatakan, kunjungan ke Pemprov DKI Jakarta merupakan tahap awal untuk mengadopsi pemanfaatan digitalisasi pemerintahan. Kunjungan tersebut akan ditindak lanjuti dengan mengirim tim kreatif Pemkot Gorontalo, ditengah persiapan pelaksanaan digitalisasi UMKM.

“Kami punya tim kreatif umkm dan digitalisasi, anti tindak lanjut kunjungan ini, mereka akan belajar disini,” kata Marten.

Selain belajar sistem digitalisasi, Walikota juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap strategi penanganan pengendalian covid-19. Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sangat strategis, karena mampu menurunkan angka pasien terkonfirmasi dalam waktu yang singkat.

“Awalnya jakarta paling tinggi kasus terkonfirmasi, namun kini menjadi daerah yang mampu mengendalikan wabah covid-19. begitu juga dengan percepatan vaksinasi yang telah menembus 100% dari 12 juta penduduk Jakarta,” ujar Walikota.

“Nah, strategi yang dinamakan Jakarta kolaborasi ini, akan menjadi bahan bagi kami mengimplementasikan penanganan covid-19 maupun memperkuat ekonomi ditingkat bawah,” tambah Marten. (Inkri/HL)