Ajak Pejabatnya Kunjungi Wisata Alam Hungayono, Hamim Malah Umumkan Mutasi Jabatan

Ajak Pejabatnya Kunjungi Wisata Alam Hungayono, Hamim Malah Umumkan Mutasi Jabatan

16/07/2019 00:49 0 By Alex

Bupati Bone Bolango Hamim Pou bersama sejumlah pejabat Pemkab Bonebol saat mengunjungi wisata alam Hungayono di lokasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Senin (15/7/2019).(f.humasbonebol)

Hulondalo.id – Alih-alih diajak mengunjungi wisata alam Hungayono di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou malah mengumumkan pergeseran atau mutasi 8 pejabatnya setingkat Eselon II di lingkungan Pemkab Bonebol, Provinsi Gorontalo, Senin (15/7/2019).

Rasa lelah setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dengan berjalan kaki itu pun sirna. Sejumlah pejabat Pemkab Bonebol yang ikut saat itu pun mulai diliputi perasaan H2C alias Harap-harap Cemas.

“Dari tengah hutan taman Nasional saya mau mengumumkan beberapa pergantian, mutasi, promosi. Pengumumannya sekarang, Pelantikan akan dilakukan nanti,” begitu kata Bupati Hamim Pou.

Adapun 8 pejabat yang menempati posisi baru adalah Asisten III dijabat oleh Iwan Mustafa; Kepala Bappeda oleh Basir Noho; Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Lukman Daut; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aznan Nadjamudin; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sugondo Makmur; Kepala Satpol PP Hasan Limonu; dan dua staf ahli masing-masing Syarifudin Uloli dan Rusli Mokodongan.

Dengan pengumuman itu, Bupati Hamim Pou berharap agar sejumlah persoalan daerah yang masih menjadi pekerjaan rumah dapat dituntaskan bersama-sama. Salah satu yang disinggung Hamim adalah soal Adipura.

“Semoga dengan pergantian ini beberapa persoalan bisa kita tuntaskan. Target terdekat kita ingin merebut kembali Adipura yang lepas,” jelas politisi Partai Nasdem itu.

Hamim berharap, para pejabat yang menempati posisi baru dapat bekerja lebih giat dan tekun untuk menuju Kabupaten Bone Bolango yang lebih baik.

“Mari bekerja lebih giat dan lebih tekun. Dalam satu kata kita harus berkinerja. Di tengah hutan kita berkumpul, menentukan nasib Bone Bolango,” pungkas dia.(humas-afik/alex)