Aksi Tolak HRS ke Gorontalo, KAMMI: Ada Oknum Coba Panas-panasi Psikis Masyarakat

Aksi Tolak HRS ke Gorontalo, KAMMI: Ada Oknum Coba Panas-panasi Psikis Masyarakat

05/12/2020 16:18 1 By Alex

Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab./F. Daily News Indonesia

Hulondalo.id – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyayangkan aksi massa menolak kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Gorontalo oleh mereka yang menamakan dirinya Aliansi Kebangsaan Gorontalo (AKG), baru-baru ini.

Bidang Humas KAMMI Daerah Gorontalo, Sandy Syafrudin Nina menyebut, aksi AKG tersebut bisa memecah belah persatuan dan kesatuan di Gorontalo.

“Melihat sampai saat ini pun, kita tidak mendapati kabar bahwa HRS akan datang ke Gorontalo. Yang kita lihat justru ada oknum-oknum yang mulai mencoba memanas-manasi psikis masyarakat Gorontalo,” kata Sandy kepada Hulondalo.id, Sabtu (5/12/2020).

Terkait persoalan aksi penolakan ini, Sandy berharap lebih baik dilakukan diskusi dengan menghadirkan ormas terkait agar kritik menjadi terbuka dan tidak simpang siur.

KAMMI menilai, semakin berkembang isu penolakan kedatangan HRS di Gorontalo itu justru akan mengunggah ke permukaan pertengkaran antar tokoh ormas, bahkan artis hingga aparat negara.

“Sementara isu korupsi impor lobster tidak di angkat, isu pulau komodo seakan tidak terjadi apa-apa. Mengapa kawan-kawan tidak mengangkat isu itu, ketimbang HRS datang ke Gorontalo yang pemberitaannya pun tidak ada,” sesal dia.

KAMMI Gorontalo

Sandy Syafrudin Nina dari KAMMI Daerah Gorontalo saat berorasi. (f. Istimewa)

Sandy menambahkan, KAMMI Daerah Gorontalo sebelumnya telah melakukan dialog interaktif dengan mengundang Majelis Ulama Indonesia (MUI), TNI dan akademisi. Harapannya, agar milenial dapat menyerukan persatuan dan kesatuan di Gorontalo.

“Tetapi beberapa hari ini, yang kita lihat justru ada oknum yang mulai mencoba memanasi psikis masyarakat Gorontalo. Dan jika terjadi ketersinggungan di antara muslim, maka bisa dipastikan akan ada aksi tandingan,” tandasnya.

Sebelumnya, massa AKG melakukan aksi di bundaran Patung Saronde Kota Gorontalo menyatakan menolak kunjungan HRS, Jumat (4/12/2020). Alasannya, kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dinilai dapat mengancam persatuan dan kesatuan warga.(Mg02)