Alih Fungsi Daerah Aliran Sungai Alo, Penyebab Banjir Kabupaten Gorontalo

Alih Fungsi Daerah Aliran Sungai Alo, Penyebab Banjir Kabupaten Gorontalo

07/11/2021 13:41 0 By Maman

Banjir di Kabupaten Gorontalo baru-baru ini. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Tanggal 4 November 2021 baru-baru, beberapa daerah di Kabupaten Gorontalo kembali terendam banjir. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 1231 jiwa terdampak banjir tersebut.

Kepala Pusat Studi Kebencanaan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Muh. Kasim, S.T., M.T mengatakan, banjir yang terjadi di Kabupaten Gorontalo disebabkan oleh meluapnya Sungai Alo, yang tidak dapat menampung debit air karena curah hujan yang tinggi.

“Kalau kita perhatikan, banjir yang terjadi membawa banyak lumpur, ini karena adanya erosi yang terjadi di lahan-lahan terbuka, itulah yang menyebabkan banjir bersamaan dengan lumpur”, jelasnya.

Kasim menjelaskan, untuk penanganan banjir tersebut, kedepan harus dimulai dari hulu dengan menghijaukan kembali Daerah Aliran Sungai (DAS) Alo, yang sebagian besar sudah dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.

“Pembangunan bangunan sipil di hilir seperti tanggul atau drainase, tidak akan efektif jika daerah hulu tidak diperhatikan, untuk daerah hilir, sebaiknya dibangun drainase yang saling menyambung”, ungkapnya.

Senada dengan Kasim, dosen Jurusan Ilmu Teknik Kebumian UNG, Dr. Sunarty Eraku, S.Pd., M.Pd. mengatakan bahwa, saat ini DAS Alo mengalami erosi akibat alih fungsi lahan.

“Hasil riset saya tahun 2010 menemukan, gundulnya puncak-puncak gunung di DAS Alo akibat alih fungsi lahan menjadi lahan pertanian jagung, sehingga mengakibatkan erosi, dari bawah mungkin kita melihat masih rimbun seperti hutan, tetapi di atas sebenarnya sudah gundul”, ungkapnya.

Dijelaskan Sunarty, ketika curah hujan tinggi, erosi menyebabkan tanah tidak dapat menampung air hujan dan aliran air langsung menuju ke sungai kemudian meluap sehingga terjadi banjir.

“DAS Alo tidak cocok untuk menjadi lahan pertanian, seharusnya DAS Alo menjadi daerah tangkapan air”, tegasnya. (Inkri)