Antisipasi Spekulan, Kapolda Gorontalo Bakal Aktifkan Lagi Satgas Pangan

Antisipasi Spekulan, Kapolda Gorontalo Bakal Aktifkan Lagi Satgas Pangan

09/12/2019 22:47 0 By Syakir

Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Wahyu Widada, bersama perwakilan media yang ada di Gorontalo, Senin (9/12/2019).

Hulondalo.id – Cabai rawit masih menjadi penyumbang inflasi di Gorontalo selang 2 tahun terakhir, akibat harganya yang melambung tinggi. Hal ini sungguh aneh, karena sejatinya produksi cabai Gorontalo jauh melebihi konsumsi masyarakat. Dugaan permainan spekulan pun, mulai mengemuka, Polisi diminta turun tangan.

Menurut data yang diungkap Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo saat high level meeting (HLM), tim pengendali inflasi daerah (TPID) belum lama ini di kantor BI Gorontalo, angka produksi cabai rawit per tahunnya bisa sampai 21 ribu ton, sedangkan konsumsi masyarakat hanya menembus 5437 ton, atau surplus 15 ribu ton lebih.

Walaupun diakui cabai rawit asal Gorontalo dikirim ke luar daerah, seperti Sulawesi Utara, Kalimantan bahkan Surabaya, tapi tidak menutup kemungkinan ada ulah spekulan yang sengaja memainkan harga di dalam daerah. Bukan mustahil tak cuma cabai, tapi akan berimbas ke bahan makanan lainnya. Satgas Pangan dari kepolisian pun diharapkan bisa menekan aksi itu.

Menanggapi keluhan ini, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Wahyu Widada mengatakan akan kembali mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Apalagi menurutnya, menjelang natal dan tahun baru seperti ini pasti ada spekulan sepekulan.

“kita gak mau lah ada masyarakat (Spekulan) kita mengambil keuntungan di atas penderitaan masyarakat yang lain,” Ujar jebolan Akabri 1991 itu, dalam pertemuan dengan perwakilan media, Senin (9/12/2019).

Wahyu yang didampingi sejumlah perwira itu juga mengatakan, pihaknya akan mengintesifkan pemantauan harga harga di pasaran. Tak cuma untuk menekan inflasi, tapi juga mengantisipasi permainan curang para spekulan. “Luar biasa hanya gara gara rica (cabai) tapi bisa pengaruhu inflasi,” imbuhnya. (man)