Aparat Gabungan Catat 1.432 Pelanggar Protokol Kesehatan di Gorontalo

Aparat Gabungan Catat 1.432 Pelanggar Protokol Kesehatan di Gorontalo

19/11/2020 17:36 0 By Alex

Operasi Protokol Kesehatan

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memimpin operasi gabungan terhadap protokol kesehatan, beberapa waktu lalu. (f. dok humas)

Hulondalo.id – Sedikitnya 1.432 orang telah tercatat sebagai pelanggar protokol kesehatan oleh operasi aparat gabungan, terhitung sejak 4 September hingga 19 November 2020.

Jika mereka kedapatan lagi melanggar protokol kesehatan, maka sanksi tegas siap menanti sebagai tindak lanjut Perda Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 di Provinsi Gorontalo.

“Sebelumnya, operasi patuh kita lakukan sebagai tindak lanjut dari Inpres Nomor 6 dan Pergub Nomor 41 Tahun 2020. Saat itu, kita operasi di 51 titik sejak tanggal 4 September, juga sudah ada 1.432 pelanggar,” ujar Kepala Satpol PP Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, Kamis (19/11/2020).

“Sekarang kita sudah punya Perda Nomor 4 Tahun 2020. Jika yang 1.432 tadi kedapatan lagi melanggar, akan kita tindak dengan denda Rp 150 Ribu per orang. Kita punya datanya, by name by adress, sehingga begitu KTP-nya cocok langsung kita tindak,” tegas Sudarman.

Dia juga menambahkan, saat ini petugas gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP di Gorontalo tengah fokus melakukan penindakan secara berjenjang, mulai dari teguran lisan, secara tertulis, kerja sosial hingga denda.

Terkait dengan penindakan rumah makan, warung kopi dan fasilitas publik lainnya yang melanggar protokol kesehatan, aparat gabungan sudah memberi peringatan melalui gugus tugas kabupaten/kota.

Jika pada kesempatan berikutnya masih lalai terhadap protokol kesehatan, maka pihaknya tidak akan segan lagi memberikan sanksi berupa denda Rp 500 Ribu sampai pencabutan izin usaha.

“Tahap sosialisasi sudah selesai dilakukan oleh semua OPD dibantu aparat TNI/Polri. Kita sekarang intens melakukan penindakan,” tandasnya.(adv/alex)