APBD 2021 Berkurang, Gubernur Gorontalo Cek Kondisi Kendaraan Dinas

APBD 2021 Berkurang, Gubernur Gorontalo Cek Kondisi Kendaraan Dinas

27/10/2020 14:39 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengecek kondisi mobil yang mengikuti apel kendaraan dinas secara langsung di rudis gubernur, Selasa (27/10/2020). (F. Salman/humas)

Hulondalo.id – Apel kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo diikuti 996 unit kendaraan dinas dipimpin langsung Gubernur Rusli Habibie, Selasa (27/10/2020).

Dari 996 unit itu, terdiri dari 283 unit kendaraan roda empat, dan 713 unit untuk kendaraan roda dua.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusli Habibie mengatakan, berkurangnya anggaran di tahun 2021 karena Covid-19 banyak membawa pengaruh, termasuk untuk pengadaan kendaraan dinas yang saat ini banyak yang sudah tidak layak namun tetap digunakan.

“Sudah banyak OPD kita yang menggunakan kendaraan yang sudah tidak layak, tetapi di lain sisi, anggaran kita kurang memungkinkan, juga masih ada penundaan pengadaan kendaraan maupun pembangun fisik dan lain-lain,” sebut Rusli.

Namun menjadi sebuah dilema, karena kendaraan yang layak sangat penting untuk mendukung kegiatan-kegiatan pemerintahan terutama OPD yang perjalanannya jauh ke pelosok-pelosok seperti PU, pertanian, perikanan, dinas sosial dan lainnya.

“Jadi saya bilang, coba tolong di apel kendaraan, dilihat mana OPD yang mobilitasnya tinggi tapi kendaraannya sudah tidak cocok, kita ganti dengan yang baru. Karena ini sangat beresiko, kendaraan dan sopir itu beresiko,” sambung Rusli.

Gubernur Rusli Habibie pun segera memerintahkan untuk mengevaluasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tingkat mobilitas yang tinggi.

“Jadi pak Sekda, tolong di evaluasi lewat Karo Umum, tolong dilihat mana dinas yang cukup tinggi mobilitasnya dan kendaraannya sudah tidak layak digunakan. Yang kedua tentang kondisi dari pada kendaraan. Ini saya lihat, terutama ban dan mesinnya, serta sopir. Coba carikan anggaran untuk dibina dan dididik bagaimana cara membawa dan merawat mobil dengan benar,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Danial Ibrahim mengatakan, kendaraan yang mengikuti apel terdiri dari kendaraan yang digunakan oleh Pejabat Tinggi Pratama, administrator, pengawas dan pelaksana.

“Karena kondisi kendaraan terlalu banyak, dan kondisi sekarang masih pandemi Covid-19, maka jumlah kendaraan yang dihadirkan di sini hanya kendaraan sebatas jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Sisanya dihadirkan di masing-masing OPD,” kata Danial.

Danial menyebutkan, sesuai data administrasi yang tercatat di Badan Keuangan per tanggal 30 September 2020, terdapat 996 unit kendaraan yang tersebar di 32 OPD, dengan nilai perolehan sebesar Rp 99,6 Miliar atau Rp 99.581.934.190.(adv/alex)