Apes, 2 Pasangan Non Muhrim Ini Kepergok Polisi Berduaan di Kamar Hotel

12/10/2019 18:20 0 By Alex

Salah satu pasangan non muhrim kepergok polisi saat berdua-duaan di kamar hotel di jalan Rusli Datau II, Kelurahan Dulomo Utara, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Sabtu (12/10/2019)

Hulondalo.id – Masih dalam rangkaian Operasi Pekat Otanaha II, Polda Gorontalo kembali mengamankan 2 pasangan non muhrim yang berada dalam kamar hotel di wilayah Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Jumat (11/10/2019). Selain pasangan tadi, polisi juga mengamankan 2 perempuan pelayan kafe tanpa identitas.

“Kami tidak akan mentolelir sekecil apa pun pelanggaran yang dilakukan warga, kami akan berupaya keras untuk menertibkannya,” ungkap Kabag Bim Ops Ditres Narkoba Polda Gorontalo, AKBP Hendra Dotulong yang memimpin operasi tersebut.

Sebelumnya, jajaran Polda Gorontalo menggelar apel pengecekan kekuatan dan kesiapan dalam rangka cipta kondisi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dalam Operasi Pekat Otanaha II 2019. Usai apel sekitar pukul 22.00 Wita, polisi langsung melakukan penyisiran di wilayah eks terminal 1942 Andalas, Kota Gorontalo.

Setelah kondisi aman, polisi kemudian bergerak di beberapa hotel dan penginapan sekitar lokasi. Hasilnya, polisi mengamankan 2 pasangan mesum yang sedang berdua-duaan di dalam kamar hotel di jalan Rusli Datau II, Kelurahan Dulomo Utara, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Mereka tidak bisa menunjukkan identitas ikatan suami isteri yang sah.

Selanjutnya tak jauh dari lokasi tersebut, polisi juga mengamankan 2 perempuan tanpa identitas yang berprofesi sebagai pelayan kafe. Kemudian polisi juga melakukan patroli di wilayah Kota Gorontalo hingga pukul 01.30 Wita dini hari.

Setelah rangkaian operasi ini, 2 pasangan mesum dan 2 perempuan tanpa identitas digelandang ke Mapolda Gorontalo untuk diberikan pembinaan.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK menyampaikan, Operasi Pekat Otanaha II 2019 ini adalah untuk meredam dan meniadakan segala bentuk penyakit atau tindakan yang tidak terpuji di lingkungan masyarakat.

Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, pihaknya akan mencegah perbuatan sekecil apa pun yang berhubungan dengan gangguan kamtibmas.

“Adapun sasaran yang di prioritaskan dalam operasi ini ialah sajam, narkoba, miras handak prostitusi dan premanisme,” tandasnya.(alex)

loading...