Apes, Penjambret Tas Perawat RS MM Dunda Limboto Ini Berujung Bui

Apes, Penjambret Tas Perawat RS MM Dunda Limboto Ini Berujung Bui

24/07/2019 18:10 0 By Syakir

Tersangka AT alias Ris (38) warga Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo yang diamankan di Polsek Limboto Barat.

Hulondalo.id – Apes benar lelaki berinisial AT (38) ini. Warga Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo ini terpaksa berurusan dengan polisi lantaran mencoba menjambret tas milik seorang perawat saat mengendarai sepeda motor di jalan Trans Sulawesi Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/7/2019) malam.

“Iya benar, tersangka saat ini sudah diamankan di Polsek Limboto Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkap Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK melalui PS Kasubdit Penmas, AKP Karsum Ahmad SH, Rabu (24/7/2019).

Peristiwa penjambretan itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Saat itu, seorang perawat yang teridentifikasi bernama Febriyanti Laiya (27) hendak menuju ke rumah menggunakan sepeda motor setelah pulang dari kantornya. Rumah perawat yang bertugas di RS MM Dunda Limboto ini berada di Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

Tiba-tiba dari arah belakang, muncul pengendara sepeda motor yang tidak dikenalnya kemudian langsung merampas tas milik perawat cantik ini. Namun apesnya, pengendara sepeda motor gelap itu langsung oleng dan terjatuh. Lelaki tersebut berusaha melarikan diri namun berhasil diamankan.

Febriyanti Laiya (27) perawat RS MM Dunda Limboto yang menjadi korban jambret.

Tak lama kemudian, lelaki yang belakangan diketahui berinisial AT yang berdomisili di Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo ini diamankan ke Polsek Limboto Barat untuk dimintai pertanggungjawabannya.

“Jadi dari hasil interogasi aparat Polsek Limboto Barat, yang bersangkutan mengaku sudah 2 kali ini melakukan aksinya,” tambah AKP Karsum Ahmad SH.

Tas milik Febriyanti Laiya yang dijadikan barang bukti jambret.

Untuk sementara, tersangka AT sudah ditahan aparat Polsek Limboto Barat beserta barang bukti berupa 1 unit sepeda motor dan tas berwarna merah milik korban. Sementara, tersangka AT pun dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 Tahun penjara.(alex)