Asa Bandara Djalaludin Gorontalo Jadi Bandara Internasional: Gubernur Lobi Lahan Milik TNI AU

Asa Bandara Djalaludin Gorontalo Jadi Bandara Internasional: Gubernur Lobi Lahan Milik TNI AU

02/09/2020 18:13 0 By Alex

Bandara Djalaludin Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Kepala Dinas Barang Tidak Bergerak (BTBAU) Marsekal Pertama TNI Bowo Herutomo saat membahas hibah tanah bertempat di Mabes TNI AU, Jakarta, Selasa (1/9/2020). (F. Dzakir/BPPG).

Hulondalo.id – Upaya mewujudkan Bandara Djalaludin Gorontalo menjadi bandara Internasional terus diperjuangkan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Baru-baru ini, Gubernur Gorontalo bersama jajarannya bertandang ke Markas TNI Angkatan Udara (AU) untuk membahas kemungkinan hibah lahan sekitar 130.600 M2 milik TNI AU untuk kebutuhan pengembangan Bandara Djalaludin menjadi bandara Internasional.

Saat pertemuan itu, Gubernur Rusli Habibie bertemu dengan Kepala Dinas Barang Tidak Bergerak TNI AU (DisBTBAU) Marsekal Pertama TNI Bowo Herutomo yang didampingi Komandan Lanud Sam Ratulangi, Kolonel (Pnb) Abram Robert A Tumanduk, Aslog Kaskoopsau II, Kolonel (Tek) Nyoman Suryawan.

“Cita-cita kita menjadikan bandara Djalaluddin sebagai bandara internasional untuk mewujudkan Embarkasi Haji Penuh dan mendukung akses pariwisata mendunia,” kata Gubernur Rusli Habibie.

“Syaratnya, landasan pacu harus diperpanjang menjadi 3.000 Meter x 45 Meter dan penambahan runway strip. Begitu juga dengan infrastruktur pendukung lainnya. Makanya kita butuh lahan milik TNI AU ini,” sambung Rusli.

Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan menghibahkan lahan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, kepada TNI AU. Tanah seluas lebih kurang 71.891 M2 itu dibutuhkan TNI AU untuk pengembangan Lanud Sam Ratulangi.

“Sambil menunggu proses hibah lahan selesai, maka untuk sementara kita sepakati perpanjangan pinjam pakai dulu. Lahan di Gorontalo dipinjampakaikan ke kita, begitu juga sebaliknya dengan lahan kita di Minahasa Utara ke TNI AU,” kata Rusli.

Bandara Djalaludin Gorontalo

Bandara Djalaludin Gorontalo.

Sebelumnya, Gubernur Rusli Habibie sukses membangun bandara baru Djalaludin Gorontalo menggunakan APBN dan kini tengah mengupayakan menjadi bandara Internasional.

Selain untuk mendukung embarkasi haji penuh, bandara internasional juga membuka akses transportasi udara bagi wisatawan mancanegara berkunjung ke Gorontalo secara lebih cepat dan lebih mudah. Selain itu juga, misi Gorontalo mewujudkan pariwisata mendunia bisa terwujud.

Posisi Gorontalo cukup strategis sebagai daerah penopang pariwisata Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah yang lebih dulu populer. Keduanya memiliki wisata laut Bunaken dan Pulau Togean yang menjadi destinasi favorit wisatawan asing.(adv/alex)