Asosiasi Penghulu Boalemo Terbentuk, Kakankemenag: Jangan Langgar Norma-Adat Istiadat

Asosiasi Penghulu Boalemo Terbentuk, Kakankemenag: Jangan Langgar Norma-Adat Istiadat

14/01/2021 17:52 0 By Yadin

Pembentukan asosiasi penyuluh di Kabupaten Boalemo. (istimewa)

Hulondalo.id – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) cabang Boalemo periode 2021-2025 telah dibentuk oleh Kementerian Agama Kabupaten Boalemo melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kamis (14/1/2021).

Plt. Kepala Kantor Kemenag Boalemo,
Hamka Isa Boyola menegaskan, penghulu harus mengutamakan profesionalitas dalam bekerja dan selalu menambah wawasan terkait tugas dan fungsi (tusi) serta menjaga kode etik profesi.

“Bekerja dengan profesional yaitu berdasarkan ilmu pengetahuan, dan penghulu bukan sekedar menguasi persoalan pernikahan saja, sehingga sangat penting bagi seorang penghulu untuk memperdalam pengetahuan tentang kepenghuluan, lebih lagi seluruh persoalan tentang tusi Kementerian Agama,” jelas Kakankemenag.

Patut dipahami kata Hamka, penghulu harus menjaga moralitas dari kementerian Agama dengan tidak melanggar norma-norma dan adat istiadat dalam masyarakat di daerah bertajuk Bumi Damai Bertasbih.

“Mohon untuk para penghulu, kiranya jangan ada yang melanggar norma dan adat istiadat yang ada. Bekerja dan berbaurlah dengan baik, sesuai dengan aturan tanpa berbenturan dengan norma yang tumbuh dalam masyarakat,” pintanya.

APRI diharapkan bisa menjadi tempat untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi mengenai kepenghuluan dan juga sebagai sarana menjalin silaturahmi bagi penghulu se-Kabupaten Boalemo.

“Besar harapan kami, dengan adanya APRI, segala bentuk permasalahan terkait kepenghuluan bisa dibahas dan diselesaikan dalam wadah ini,” ujar Hamka penuh harap. (Mg-03)