Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Semarang Kunker ke DPRD Kabupaten Blitar

Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Semarang Kunker ke DPRD Kabupaten Blitar

21/10/2020 18:18 0 By Maman

Ketua Badan Kehormatan DPRD kabupaten Blitar Siti Yulaikah menerima kunjungan BK DPRD Kabupaten Semarang. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Upaya meningkatkan profesionalitas dan manajemen kerja yang baik, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Semarang melakukan kunjungan kerja ke BK DPRD Kabupaten Blitar.

Rombongan BK DPRD Kabupaten Semarang yang dipimpin Agus Budiyono, diterima Ketua BK DPRD Kabupaten Blitar, Siti Yulaikah di Gedung DPRD Kabupaten Blitar Kanigoro Blitar Jawa Timur, Rabu (21/10/2020).

Siti mengatakan, agenda kunker antara lain, berbagi informasi tentang kewajiban BK selaku pengawas internal anggota dewan. Utamanya, penegakan disiplin wakil rakyat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

“BK tidak hanya mengawasi anggota DPRD, tapi sebagai penjaga dan meningkatkan koordinasi untuk sama-sama saling menjaga disiplin di lembaga legislatif,” kata Siti.

BK kata Siti juga, memiliki kode etik dan hak untuk pengawasan terhadap anggota DPRD, diantaranya, dalam penegakan dispilin dan kinerja. Temuan maupun pengaduan kata dia, wajib ditindak lanjuti sesuai fakta dan bisa dipertanggung jawabkan. Selama ini kata Siti lagi, anggota DPRD Kabupaten Blitar tidak berkelakuan buruk hingga menyebabkan permasalahan. Contohnya, dalam Rapat Paripurna, kehadiran anggota hingga 80% lebih.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Kabupaten Semarang, Agus Budiyono mengatakan, melalui agenda ini, selain bisa menambah pengalaman dan wawasan para anggota DPRD Kabupaten Semarang, juga meningkatkan koordinasi dengan DPRD Kabupaten Blitar. Agar, hubungan kerja selalu berjalan maksimal.

“Badan Kehormatan berperan penting dalam kelembagaan, wakil rakyat yang tergabung dalam alat kelengkapan DPRD ini, harus memiliki keahlian dan kemampuan strategis dalam melaksanakan tugas dan fungsi kelembagaan, sehingga mampu dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih sesuai dengan aturan dan perundang-undangan,” ungkap Agus. (Anang/Adv)