Bahas Isu yang Berkembang, Sekda: Jangan Mudah Terpengaruh

Bahas Isu yang Berkembang, Sekda: Jangan Mudah Terpengaruh

24/05/2021 14:15 0 By Maman

Kunjungan Kakan Kemenag Sekda Ridwan

Sekda Gorontalo Utara, Ridwan Yasin menerima kunjungan Kakan Kemenag Gorontalo Utara. (fotoistimewa)

Hulondalo.id – Masyarakat termasuk Kaum Nahdliyin di Gorontalo Utara, diminta Sekda Gorontalo Utara, Ridwan Yasin, jangan mudah terpengaruh dengan isu yang berkembang selama ini.

“Seluruh kaum nahdliyin yang ada di Gorontalo Utara, saya kira tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang berkembang,” ungkap Sekda saat menerima kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama Gorontalo Utara, Yudin Moonti di ruang kerjanya, Senin (24/5/2021).

Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Gorontalo Utara ini juga berharap agar, masyarakat satu suara, menyerahkan semuanya kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI.

Sekda juga mengaku akan terus memberikan pemahaman secara bersama-sama, baik dalam konteks selaku pemerintah maupun sesama organisasi dan didalam organisasi itu sendiri.

Sekda juga menyampaikan harapan besar kepada Kakan Kemenag Gorontalo Utara dan jajarannya sebagai pembina dan pengawas seluruh organisasi Islam yang ada di Gorontalo Utara, agar terus memberikan pemahaman-pemahaman kepada seluruh anggota NU yang ada di Gorontalo Utara, lebih khusus kepada masyarakat.

“Situasi yang berkembang saat ini seperti Palestina, kami sering sampaikan, agar masyarakat mendoakan warga Palestina, selalu mendapatkan lindungi dari Allah SWT, tabah menghadapi cobaan,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia lanjut Sekda, terus berada di kancah dunia Internasional untuk melakukan hubungan-hubungan yang baik agar terjadi perdamaian. Sekda juga merasa bersyukur, gencatan senjata antara kedua negara tersebut sudah terjalin.

“Saya kira ini tidak luput juga dari peran negara-negara muslim yang sangat proaktif termasuk Indonesia yang mayoritas rakyatnya muslim, mereka sudah sama-sama mengupayakan perdamaian sehingga masyarakat kita tidak perlu terprovokasi dengan isu-isu yang justru akan merugikan kita sendiri,” tukasnya. (Prin/Adv)