Bak Mau Perang, Kawanan ABG Kedapatan Bawa Panah Wayer, 3 Diamankan

Bak Mau Perang, Kawanan ABG Kedapatan Bawa Panah Wayer, 3 Diamankan

22/09/2019 00:02 0 By Alex

Tiga remaja yang diamankan di Polsek Kota Timur karena membawa tombak dan panah wayer.(F. Istimewa)

Hulondalo.id – Warga Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo mengamankan 3 remaja karena kedapatan membawa tombak dan panah wayer, Sabtu (21/9/2019).

Oleh warga, 3 ABG (anak baru gede) ini pun langsung diserahkan ke kantor polisi.

Sebelumnya, Kapolres Gorontalo Kota AKBP Robin Lumban Raja telah menghimbau agar warga melapor jika mendapatkan orang-orang pembawa panah wayer. Pasalnya, aksi yang umumnya dilakoni para oknum remaja ini telah membuat warga Kota Gorontalo resah.

Dan tadi, sekitar pukul 19.30 Wita, sejumlah warga pun mendapati sekolompok remaja yang sedang ramai-ramai melintas di kompleks jembatan Ipilo. Aldo, salah seorang warga pun mencoba mencegat beberapa remaja. Maksudnya, agar ABG-ABG ini tidak bermain atau nongkrong di jembatan itu.

Namun saat dijegat, Aldo bersama warga lain mendapati tas salah seorang remaja yang berisi panah wayer serta tombak.

“Bagitu saya dapat, dorang langsung lari. Tas langsung dia buang,” kata Aldo yang diwawancarai Hulondalo.id.

Mendapati panah wayer “nganggur”, Aldo pun langsung memanggil warga lainnya untuk sama-sama mencari remaja-remaja tadi yang sedang bersembunyi. Pasalnya, warga mencurigai masih terdapat panah wayer yang dibawa oleh anak-anak tadi.

Tak lama kemudian, 3 ABG dari kawanan remaja tadi mereka amankan saat bersembunyi di bawah jembatan. Sementara yang lainnya sudah melarikan diri.

Sejumlah senjata tajam seperti panah wayer, tombak, gir (rantai sepeda) pun ditemukan terselip di sisi-sisi jembatan.

“Torang dapat dorang di bawah jembatan basambunyi, 3 orang,” tambah Aldo.

Warga setempat pun sempat menginterogasi para remaja. Warga menanyakan dimana asal sajam-sajam tersebut diperoleh. Akan tetapi anak-anak tersebut mengaku dari mereka sendiri.

Barang bukti senjata tajam berupa tombak dan panah wayer yang disita dari para remaja di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Sabtu (21/9/2019). (F. Istimewa)

“Dorang ini rata-rata masih kelas 1 SMP. Ada 1 orang mangaku bahwa dia yang bikin,” tambah Aldo.

Oleh warga pula, mereka menghubungi anggota Bhabinkamtibmas di wilayah setempat. Setelah itu, mereka dibawa ke Polsek Kota Timur untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua RT 02 Kelurahan Ipilo, Alif Rochmani mengaku, anak-anak tersebut bukan warga di Kelurahan Ipilo.

“Mereka ini dari luar,” kata Alif Rochman.(John)