Bansos Tahun 2021 di Gorontalo Sasar 90 Ribu KPM

Bansos Tahun 2021 di Gorontalo Sasar 90 Ribu KPM

08/01/2021 13:48 0 By Alex

Hulondalo.id – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menggelar rapat terbatas dengan beberapa pimpinan OPD membahas penyaluran bantuan sosial (bansos) 2021, Jumat (8/1/2021).

“Sesuai informasi dari pusat, vaksin dimulai pekan depan tanggal 13. Terkait bansos beberapa hari lalu sudah di launching juga oleh pak Presiden Jokowi, secara virtual. Beliau menekankan proses penyaluran ini, agar cepat, bisa tepat sasaran, dan selalu diawasi jangan sampai disalahgunakan,” kata Rusli.

Gubernur menekan untuk bantuan sosial tahun 2021 targetnya mencakup 90 Ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Olehnya, semua pihak terkait diminta untuk segera mendata masyarakat yang memang masuk dalam KPM dan jangan sampai datanya tumpang tindih.

“Saya mohon data penerimanya jelas. Jadi misalnya yang dapat BLT catat, yang dapat PKH catat, sisanya yang tidak dapat apa-apa tapi terdampak covid-19 itu yang jadi target kita di bansos untuk 90 Ribu KPM itu,” tambahnya.

Senada juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge. Menurutnya, bansos tahun ini yang bersubsidi lewat program NKRK peduli itu memang untuk mengakomodir masyarakat yang tidak pernah mendapatkan bantuan seperti PKH, BLT, BST, maupun dari dana desa.

“Ada pula yang Non DTKS, tetapi warga miskin dan juga yang terdampak covid-19, seperti pengemudi bentor, tukang cuci, supir angkot, dan yang di PHK dari pekerjaannya. Nah mereka ini yang menjadi prioritas kita, mendapatkan bantuan dari program provinsi ini,” ungkap Risjon

Risjon menjelaskan, untuk mendapatkan data-data penerima tersebut pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Sosial kabupaten/kota.

“Data mereka kita sudah pisahkan yang mana penerima BLT, mana penerima BST, maupun PKH sudah kita pisahkan semua. Jadi tidak akan ada lagi yang tumpang tindih atau dobel menerima, semua sudah tercatat,” terangnya.

Target penerima bansos untuk tahun 2021, akan menyisir 90 ribu KPM se Provinsi Gorontalo dengan anggaran sekitar Rp 18 Miliar.(adv/alex)