Bantu Atasi Diare di Gorut, TGC Investigasi Sumbernya

Bantu Atasi Diare di Gorut, TGC Investigasi Sumbernya

31/03/2019 08:15 0 By Syakir

Tim Gerak Cepat Dikes Provinsi Gorontalo Turun Langsung Menangani Kasus Diare Di Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (30/3/2019) di Puskesmas Biawu

Hulondalo.id – Tim gerak cepat (TGC) Dikes Provinsi Gorontalo, sejak Sabtu (30/3/2019) langsung turun tangan atasi kasus diare di Gorontalo Utara yang telah menelan 2 korban meninggal dunia. Tim tersebut terdiri dari tenaga medis, farmasi hingga petugas laboratorium.

Dan sesuai instruksi Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. Triyanto Bialangi, tim yang turun itu diminta berkoordinasi dengan tim kesehatan Gorontalo Utara. Sasaran penanganan adalah, Biau dan Tolinggula Utara.

dr. Triyanto Bialangi menambahkan, tim yang diturunkan terdiri dari dokter, tenaga farmasi, perawat, tenaga surveilans dan kesehatan masyarakat.

“Tim yang turun akan membawa obat-obatan yang di butuhkan dan ambulance untuk back up jika ada rujukan lebih lanjut. Kami juga turunkan tim dari Laboratorium Kesehatan Provinsi Gorontalo (Labkesda) untuk pengambilan dan pemeriksaan sampel air” ungkap Kadinkes Provinsi.

Selain itu, menurut dr. Triyanto tim yang turun juga akan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk memastikan sumber dan penularan kasus.

“Langkah-langkah yang akan di lakukan adalah mengendalikan vektor, melakukan penyelidikan epidemiologi, menangani kasus dengan cepat dan tepat, saling berkoordinasi dan melibatkan pemerintah setempat” terang dr. Tri.

Dirinya berharap, Tim Gerak Cepat segera melakukan koordinasi dengan Kabupaten Gorontalo Utara, untuk segera melaporkan perkembangan yang terjadi di lapangan secara real time” kata dr. Triyanto.

Informasi yang dihimpun oleh tim Dikes Provinsi, sebelumnya di laporkan, masyarakat berdatangan ke Puskesmas Biau dan diduga terkena diare. Yakni data terakhir saat ini, jumlah pasien di puskesmas Biau mencapai 18 orang, yang masih dirawat 9 orang, 1 orang meninggal dunia dan 1 orang dirujuk ke Puskesmas Sumalata.

Untuk Puskesmas Tolinggula dilaporkan jumlah pasien 12 orang dan 1 orang pasien umur 3 tahun meninggal dunia. (rto)