Bantu Masyarakat Atasi Covid-19, Jokowi Luncurkan Bantuan Tunai 2021

Bantu Masyarakat Atasi Covid-19, Jokowi Luncurkan Bantuan Tunai 2021

04/01/2021 21:51 0 By Alex

Bantuan Tunai 2021

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengikuti kegiatan peluncuran program bantuan tunai se-Indonesia oleh Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (4/1/2021). (F. Zakir-BPPG)

Hulondalo.id – Presiden Joko Widodo meluncurkan program bantuan tunai untuk Tahun 2021 secara virtual di Istana Negara, Senin (4/1/2021).

Peluncuran bantuan tunai untuk 34 provinsi di seluruh Indonesia ini turut diikuti sejumlah menteri, para gubernur maupun sejumlah masyarakat penerima. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie turut mengikuti peluncuran bantuan tunai secara virtual tersebut.

“Tahun 2021 ini, penyaluran bantuan sosial akan terus kita lanjutkan dan di dalam APBN 2021 telah kita siapkan anggaran Rp 110 Triliun untuk seluruh penerima dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi menyampaikan, bantuan tunai se-Indonesia ini diluncurkan pemerintah dalam rangka membantu masyarakat mengatasi pandemi Covid-19.

“Bantuan ini dimulai hari ini disalurkan kepada 34 provinsi. Hari ini di awal 2021, saya meluncurkan langsung bantuan tunai se-Indonesia pada masyarakat penerima, sekali lagi untuk program keluarga harapan, program sembako dan program bantuan sosial tunai,” ketus Jokowi.

Penyaluran bantuan tunai pada 2021 ini akan diberikan kepada masyarakat dalam beberapa tahapan. Untuk program keluarga harapan (PKH) akan dilakukan dalam 4 tahapan dan penyalurannya dilakukan melalui bank Himbara.

Untuk program sembako akan disalurkan mulai dari Januari sampai Desember 2021 nilainya Rp 200 Ribu per KK per Bulan. Kemudian bantuan sosial tunai (BST) diberikan selama 4 bulan yaitu mulai Januari–April 2021 sebesar Rp 300 Ribu per bulan per KK.

Presiden Jokowi pun memerintahkan para menteri dan gubernur untuk dapat mengawal proses penyaluran bantuan ini.

“Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan keluarga-keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 dan diharapkan jadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional kita, mengungkit ekonomi Nasional dan memperkuat daya beli masyarakat sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi Nasional meningkat dan membaik,” katanya.(adv/alex)