Bapppeda Harap OPD Jangan Takut Berinovasi

Bapppeda Harap OPD Jangan Takut Berinovasi

18/03/2019 21:41 0 By Alex

Bapppeda Provinsi Gorontalo

Kantor Bapppeda Provinsi Gorontalo. (ilustrasi)

Hulondalo.id – Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menjadi peluang bagi penyelenggara pemerintahan untuk berinovasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Olehnya, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo diharapkan jangan takut berinovasi karena sudah ada payung hukum jika nantinya gagal.

Hal itu terungkap pada Workshop Penguatan Inovasi Daerah dan Benchmark Program Inovasi yang digelar oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo di Hotel Karebosi Condotel, Makassar, Senin (18/3/2019).

“Peningkatan kinerja tentunya memerlukan inovasi atau kebaruan dari semua penyelenggara pemerintahan, sehingga pemerintah memerlukan aparatur yang mampu mengkreasikan pekerjaan yang dilakukan menjadi tidak bussiness as usual, tapi menjadi inovatif dan kreatif,” kata Sekretaris Bapppeda Provinsi Gorontalo, Irvan Katili saat membuka workshop tersebut.

Pemerintah, tambah Irvan, telah memberikan panduan dalam pelaksanaan inovasi di daerah dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017. Regulasi ini untuk mendorong daerah melakukan inovasi dan memberikan kepastian hukum jika terjadi kegagalan atas pelaksanaan inisiatif inovasi.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah memiliki tim koordinasi penguatan sistem inovasi daerah (Sida) yang baru dibentuk pada akhir tahun 2018 yang memiliki tugas merumuskan, merancang dan menilai program daerah yang inovatif untuk pembangunan,” kata Irvan.

Dia berharap, Bidang Litbang Bapppeda Provinsi Gorontalo yang melaksanakan kegiatan ini perlu melihat lagi inovasi-inovasi yang sudah pernah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, apakah diperlukan pembaruan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada saat ini.

“Kegiatan ini sekaligus mengaktifkan kembali Pokja sistim inovasi daerah yang sudah dibentuk,” kata Irvan.

Workshop tersebut juga menghadirkan para profesional di bidangnya, diantaranya Litbang Daerah Sulawesi Selatan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan dan Kajian Managemen Pemerintahan, Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar, serta Staf Ahli Ditjen Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI.(usman)