Baru Tiba, 24 Tenaga Kerja Asal Jawa Langsung Dipulangkan

Baru Tiba, 24 Tenaga Kerja Asal Jawa Langsung Dipulangkan

28/03/2020 17:43 0 By Maman

Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin, Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara Hamzah Sidik saat meninjau langsung keberadaan tenaga kerja asal Pulau Jawa yang baru tiba di Gorontalo Utara. (hms)

Hulondalo.id – Pemkab Gorontalo Utara dengan terpaksa dan tanpa mengurangi rasa hormat, meminta 24 tenaga kerja asal pulau Jawa kembali ke kampung halamannya masing-masing. 24 tenaga kerja ini, terinformasi akan dipekerjakan di proyek PLTU Tomilito.

Sabtu (28/3/2020), Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin turun langsung ke rumah-rumah warga mengecek kebenaran informasi akan adanya tenaga kerja asal pulau jawa. Mereka kata Sekda, ternyata sudah mengontrak salah statu rumah warga.

Koordinasi langsung dilakukan dengan perusahan PLTU Tomilito, diperoleh pernyataan bahwa, 24 tenaga kerja ini bukan merupakan tanggung jawab perusahaan tersebut. Pengelola PLTU Tomilito kata Sekda, mengaku 24 tenaga kerja ini tanggung jawab perusahaan yang mendatangkan mereka.

“Pengelola PLTU Tomilito mengaku belum ada koordinasi terkait kedatangan 24 tenaga kerja ini, sehingganya mereka tidak bertanggung jawab,” kata Sekda.

Terhadap hal itu, laporan dan koordinasi kata Sekda, dilakukan ke Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, Kapolres Gorontalo Utara dan Dandim 1314 Gorontalo Utara, bagaimana menyikapi kondisi tersebut.

“Keputusan telah keluar, 24 tenaga kerja ini diminta pulang dulu ke kampung halamannya, 24 tenaga kerja ini ada yang dari Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat,” ungkap Sekda.

Sekda juga menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah daerah Banten, Jawa Barat maupun masyarakat dari kedua provinsi yang ada di Provinsi Gorontalo, terkait kebijakan tersebut.

Kedua provinsi ini kata Sekda, termasuk dalam zona merah dalam penyebaran virus corona (covid-19). Dari 24 tenaga kerja tersebut, 16 orang sebelumnya telah tiba sekitar dua hari lalu, dan mengontrak dirumah warga.

“Sisanya ada yang tiba Jumat (27/3/2020) dan Sabtu ini,” ujar Sekda.

Sekda berharap, kebijakan ini bisa dimaklumi sebagai bagian dari upaya pihaknya menghentikan penyebaran Covid-19. (Prin/Adv)