Batasi Bantuan Bagi Pemabuk, Bahmid Dukung Gubernur Revisi Perda Miras

Batasi Bantuan Bagi Pemabuk, Bahmid Dukung Gubernur Revisi Perda Miras

05/11/2019 19:16 0 By Alex

Ketua MUI Provinsi Gorontalo, Abdurrahman Abubakar Bahmid.

Hulondalo.id – Wacana revisi Peraturan Daerah (Perda) Gorontalo tentang minuman keras (miras) mendapat sambutan baik dari elemen masyarakat.

Salah satu orang yang paling bahagia dengan rencana itu adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo, Abdurrahman Abubakar Bahmid.

“Memang kebetulan saya hadir saat dialog terbuka kemarin bersama pak Gubernur, pak Wagub, Ketua DPRD, hadir juga Forkopimda dan tokoh-tokoh lainnya,” ujar pria yang familiar disapa Ustadz Bahmid itu.

“Intinya, saya sangat mendukung ikhtiar ini (revisi perda miras). Insya Allah, kalau ini terwujud, bisa menjadi salah satu benteng moral masyarakat Gorontalo, mengingat sumber utama kriminalitas berasal dari mabuk-mabukkan,” sambung Anggota DPD RI dapil Gorontalo kepada Hulondalo.id, Selasa (5/11/2019).

Salah satu bentuk keseriusan yang diapresiasi Bahmid, adalah ketika revisi Perda Nomor 16 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol tersebut berimplikasi pada kebijakan pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan sosial.

Konon, keluarga yang sering mengkonsumsi, atau bahkan menjual miras, akan dicoret dari daftar penerima bantuan sosial. Seperti halnya kebijakan Gubernur Gorontalo terkait pencoretan warga miskin Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta) untuk seorang perokok.

“Saya yakin, kali ini semua pihak sangat serius. Miras ini sudah menjadi keresahan semua pihak dan sudah saatnya pula pemangku jabatan harus mengambil tindakan,” ujar Bahmid.(adv/Alex)