Bawa 50 Paket Sabu, Warga Limba U2 Terancam Hukuman Mati

10/02/2020 13:51 0 By admin

Kapolres Gorontalo Utar AKBP Dicky Irawan didampingi Kasat Narkoba Iptu Harisno Pakaya, saat menunjukkan barang bukti narkoba, dalam konfrensi pers, Senin (10/2/2020). (f.saprin)

Hulondalo.id – Seorang warga Kelurahan Limba U II, Kota Gorontalo berinsial JD, diamankan Polres Gorontalo Utara, karena diduga menjadi kurir narkoba lintas provinsi. Ada 50 paket narkoba seberat 35 gram yang dibawa tersangka.

“Barang dari Kalimantan, dengan menggunakan paket penerbangan menuju ke Gorontalo. dari Gorontalo tersangka ke Manado. Jadi menggunakan modus tiga provinsi untuk hilangkan jejak. Mungkin lebih aman menurut mereka lewat jalur Gorontalo,” ujar Kapolres Gorontalo Utara Dicky Irawan Kesuma dalam konferensi pers, Senin (10/2/2020).

Untuk mengelabui petugas, tersangka membungkus sabu yang sudah dipisah dalam 50 paket kecil itu, degan alumunium foil dan disatukan dengan alat mandi serta peralatan kosmetik.

“jadi mesin x-ray melihat, itu alat kosmetik atau alat mandi. jadi tidak terlihat ada sabu yang terdiri dari 50 sachet,” imbuhnya lagi.

Dicky juga menambahkan, dengan bukti bukti itu, tersangka JD akan dijerat dengan undang undang narkotika, UU 35 tahun 2009, pasal 114, Jo 112 dengan ancaman pidana seumur hidup atau hukuman mati. Kasus ini sedang dalam pengembangan penyidik.

Sementara itu, JD sendiri ditangkap Selasa, 28 Januari silam. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Gorut Iptu Harisno Pakaya, di Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang, saat tersangka JD berencana menuju Manado, Sulawesi Utara. (prin)