Bawa Cap Tikus, Polisi Sempat Kejar-kejaran dengan Mobil Ini

Bawa Cap Tikus, Polisi Sempat Kejar-kejaran dengan Mobil Ini

20/12/2018 12:54 0 By Alex

Mobil minibus merek Toyota Avanza Veloz dengan nomor polisi DM 1859 F diamankan polisi karena kedapatan membawa miras jenis cap tikus.

Hulondalo.id – Satu lagi mobil bermuatan minuman keras (miras) tradisional jenis cap tikus masuk Gorontalo berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian tadi pagi, Kamis (20/12/2018).

Lagi-lagi cap tikus tersebut berasal dari wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Miras tradisional tersebut rencananya akan dipasarkan di Gorontalo.

Belakangan memang gencar pasokan cap tikus dari wilayah Sulut. Maklum, sebentar lagi moment pergantian tahun. Mungkin itu ajang yang tepat untuk memasarkan miras dari hasil penyulingan tersebut.

“Ya, kami berhasil mengamankan sedikitnya 26 kantung miras jenis cap tikus tadi pagi. Itu setara dengan 1.300 liter. Cap tikus itu dibawa dari Sulut,” kata Kapolres Gorontalo, AKBP Dafcoriza SIK MSc.

Cap tikus yang diisi di dalam karung ini dibawa dari wilayah Sulut.

Sebelum penangkapan, polisi sejatinya sudah mendapatkan informasi bahwa akan ada mobil dengan ciri-ciri tertentu yang membawa miras akan masuk ke wilayah Gorontalo.

Berbekal informasi itu, Kasat Narkoba Polres Gorontalo AKP Leonardo Widharta Tambunan SIK bersama anggota Opsnal langsung menuju wilayah Kwandang untuk menunggu kedatangan mobil tersebut.

Dan ternyata benar. Saat adzan subuh sekitar pukul 04.30 Wita, melintaslah mobil merek Toyota Avanza Veloz dengan Nomor Polisi DM 1859 F seperti yang dicirikan tadi. Namun naas, ketika polisi hendak menghadang, mobil yang belakangan diketahui ditumpangi oleh I dan S warga Isimu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo itu malah tancap gas.

Mereka berniat kabur. Terjadilah kejar-kejaran antara mereka. Namun dari kesigapan petugas, tak lama kemudian mobil itu berhasil ditangkap. Dan saat diperiksa, ternyata benar ada muatan cap tikus yang diisi di dalam karung. Ada 26 karung. Setelah dihitung, jumlahnya mencapai 1.300 liter.

“Barang bukti bersama pengendaranya sudah kita amankan di Polres Gorontalo untuk proses lebih lanjut,” tandas Dafcoriza.(hl/mances)