Bawaslu Gelar Pleno, Terkait Video RG & Kiriman Buku Amnesia

Bawaslu Gelar Pleno, Terkait Video RG & Kiriman Buku Amnesia

18/04/2019 21:08 0 By Maman

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli

Hulondalo.id – Rapat Pleno Bawaslu Provinsi Gorontalo, melahirkan keputusan terhadap video percakapan Rahmad Gobel yang ramai beredar sebelumnya, dan kiriman buku Amnesia yang diterima BEM Universitas Muhamadiyah Gorontalo (UMGo).

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli mengatakan, penelusuran juga investigasi dilakukan terhadap video percakapan Rahmad Gobel dan Kris Wartabone. “Identifikasi masalah langsung kami lakukan terhadap video yang beredar tersebut,” kata Idris.

Idris juga mengatakan bahwa, video percakapan tersebut dianggap bukan percakapan pada saat kampanye. Percakapan itu terjadi dilingkungan keluarga Rahmad Gobel dan Kris Wartabone.

“Percakapan tersebut menurut Divisi Hukum dan Data Informasi, adalah percakapan antara kakak dan adik,” ungkap Idris. Sehingga, melalui Rapat Pleno Bawaslu Provinsi Gorontalo, diputuskan persoalan tersebut, tidak memenuhi unsur pidan maupun administrasi.

Hal serupa juga kata Idris lagi, dilakukan terhadap kiriman buku berjudul ‘Amnesia Publik’. Identifikasi dilakukan dikantor Pos. Kiriman buku ini, hanya ada ke satu tempat yaitu, BEM UMGo. “Bawaslu juga sudah mengamankan buku tersebut sejumlah 6 buah,” ujar Idris.

Penelusuran juga dilakukan kata Idris, oleh Tim Bawaslu Provinsi Gorontalo. Penelusuran dimaksud, dilakukan ke Kepala Kantor Pos. Apakah masih ada kiriman buku yang sama.

Kantor Pos juga tidak mengetahui isi dari kiriman tersebut. “Alasan dari Kantor Pos, sepanjang sebuah paket memiliki perangko, maka paket tersebut bisa dikirimkan sesuai dengan SOP,” ungkap Idris.

Rapat Pleno juga dilakukan, terhadap persoalan kiriman buku, dan dianggap tidak memenuhi unsur pidana maupun administrasi. (usman)