Bawaslu Tolitoli Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2020

Bawaslu Tolitoli Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2020

01/10/2020 10:20 0 By Maman

Ketua Bawaslu Tolitoli, Fajar Syadik menyampaikan sambutan pada pelaksanaan Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Tolitoli tahun 2020. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2020 digelar Bawaslu Tolitoli. Sejumlah point disampaikan Ketua Bawaslu Tolitoli, Fajar Syadik untuk pelaksanaan kampanye pilkada kali ini, diantara kerjasama semua paslon untuk selalu mengutamakan protokol kesehatan.

“Kerjasama ini agar kampanye bisa berjalan tertib, damai dan aman, serta mengutamakan protokol kesehatan, diantaranya pembatasan jumlah peserta kampanye hanya 50 orang,” kata Fajar, Rabu (30/9/2020).

Dalam deklarasi yang digelar di aula salah satu hotel ini, Fajar juga mengatakan, regulasi yang ada mengatur, kampanye tidak diperbolehkan digelar diluar gedung. Namun, mengingat kondisi di Tolitoli yang tak semua wilayah memiliki gedung, maka diperbolehkan menggunakan tenda.

“Juga adanya kesepakatan dengan KPU Tolitoli, karenanya minimnya fasilitas gedung, Bawaslu meminta kepada pihak keamanaan dan tim bawaslu agar tidak membubarkan kampanye yang menggunakan tenda, namun diharapkan tetap berjalan dengan tertib damai dan aman,” ujar Fajar.

Koordinasi juga kata Fajar, penting dilakukan tim kampanye sebelum melakukan kampanye, utamanya dengan pihak kepolisian setempat, keamanan, Bawaslu dan KPU.

Teguran secara tertulis dapat dikeluarkan bahkan menghentikan kampanye kata Fajar, jika Bawaslu menemukan pelanggaran, sesuai regulasi yang ada. Secara khusus pula, Fajar meminta kepada para anggota DPRD yang masuk dalam tim kampanye, agar memiliki ijin sebelum berkampanye.

“Presiden juga telah mengeluarkan instruksi, agar pilkada mematuhi protap kesehatan seperti jaga jarak, menyediakan handsanitizer, menyediakan tempat cuci tangan, wajib pakai masker, ini harga mati yang harus dilakukan oleh kandidat dan tim kampanye,” ungkap Fajar.

Hadir dalam deklarasi ini, salah seorang kandidat dan dua LO yang mewakili, Ketua KPU Tolitoli, Kapolres Tolitoli, Dandim, Danlanal, serta Kajari Tolitoli, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta awak media. (Andis)