Begini Kata Ustad Abdul Somad Soal Upiah Karanji, Peci Khas Gorontalo

Begini Kata Ustad Abdul Somad Soal Upiah Karanji, Peci Khas Gorontalo

27/12/2018 17:27 0 By Alex

Ustad Abdul Somad ketika menggunakan upiah karanji peci khas Gorontalo saat mengisi maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturrahman Kota Gorontalo.(Istimewa)

Hulondalo.id – Begitu tiba di Bandara Djalaludin Gorontalo, Ustad Abdul Somad (UAS) terlihat memakai peci khas Gorontalo. Ya, peci itu tidak lain adalah upiah karanji.

Saat tiba di bandara Djalaludin Gorontalo pada pukul 06.30 Wita, upiah karanji tersebut diberikan langsung oleh Ketua Yayasan Al-Khairat, Fadel Muhamad, yang ikut menjemput langsung Da’i sejuta viewers tersebut. Bahkan hingga mengisi tabligh akbar di Masjid Agung Baiturrahman Kota Gorontalo, upiah karanji yang bertuliskan Abdul Somad itu masih dikenakannya.

Rupanya, sang ustad sudah lama menginginkan memakai peci khas Gorontalo yang sudah tersohor itu. UAS mengaku jika sejatinya sudah banyak pemimpin negeri ini yang menggunakannya.

Ustad Abdul Somad saat mengomentari soal upiah karanji yang dikenakannya pada tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturrahman Kota Gorontalo.

“Ada dulu orang yang terkenal di Indonesia, masyhur, bahkan jadi presiden RI, selalu memakai peci khas. Dia adalah Kiai Haji Abdurrahman Wahid,” kata UAS saat sesi tanya jawab pada tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

“Kemudian peci ini dipakai oleh Habib Bahar bin Smith,” tambah UAS.

“Kemudian dipakai pula belakangan saya lihat oleh bang Sandi (Sandiaga S Uno, Calon Wakil Presiden RI),” sambung alumnus Institut Darul-Hadits Al-Hassaniyah Maroko 2006 itu.

UAS pun mengaku, dari pemandangan itulah dia berkeinginan untuk memiliki songkok dari bahan rumput tersebut.

“Saya lama berfikir, kapan agaknya saya bisa dapat peci ini? Ternyata pagi ini, saya bukan hanya dapat peci, tapi ada tulisannya Abdul Somad. Dan saya lihat, disini yang hadir tidak ada peci yang bertuliskan nama pemiliknya,” sahut UAS dan mendapat sambutan meriah dari jamaah yang hadir di Masjid Agung Kota Gorontalo tersebut.

Sebelumnya, upiah karanji naik daun saat keluar kebijakan dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie beberapa tahun lalu. Ketika itu, seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo diwajibkan menggunakan upiah karanji. Tujuannya, selain mengangkat kearifan lokal, permintaan upiah karanji bisa meningkatkan kesejahteraan para pengrajinnya yang mulai termakan zaman.(hl/alex)