Begini Suasana Belajar Tatap Muka Siswa SMA I Telaga, Kantin Tutup

Begini Suasana Belajar Tatap Muka Siswa SMA I Telaga, Kantin Tutup

08/09/2021 15:27 0 By Maman

PTM Terbatas SMA 1 Telaga (1)

PTM Terbatas di SMA Negeri 1 Telaga yang juga diikuti siswa lainnya melalui daring. (Foto:Inkri)

Hulondalo.id – Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas bagi siswa SMA/SMK di Provinsi Gorontalo telah dimulai. Pantauan hulondalo.id di SMA negeri I Telaga Kabupaten Gorontalo, pelaksanaan PTM terbatas berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.

Kepala Sekolah SMA Negeri I Telaga, Dr. Ester Yunginger, M.Pd mengatakan, sekolah ini menjadi salah satu pilihan dalam uji coba pelaksanaan PTM terbatas di Provinsi Gorontalo yang sudah dimulai sejak, Selasa (7/9/2021).

Ester mengatakan, dalam PTM terbatas ini ketentuannya antara lain, siswa sudah divaksin. Dari 980 siswa, 228 siswa diantaranya sudah divaksin.

Pembelajaran juga kata dia, dibagi dalam 3 kelompok selama seminggu. Siswa hanya bisa masuk sekolah selama 2 hari saja.

“Giliran hari ini kelompok A, besoknya kelompok B dan berikutnya adalah kelompok C untuk mengisi pembelajaran, seterusnya seperti itu, dan setiap harinya hanya memberikan waktu selama 4 jam proses pembelajarannya” ungkapnya, Rabu (8/9/2021).

Metode ini kata Ester, sangat efektif. Sebab PTM terbatas ini sudah ditunggu oleh seluruh komponen masyarakat dan sekolah. Didalam kelas, dituturkan Ester, misalnya ada 16 siswa kemudian dibagi menjadi 3 kelompok. Ini sesuai ketentuan dari Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo.

PTM Terbatas SMA 1 Telaga (2)

Ester menambahkan, pelayanan pendidikan bagi siswa yang belum divaksin, juga diberikan sebagaimana yang tatap muka, secara daring. Apa yang diterima oleh siswa di kelas, sama halnya materi pembelajaran kepada siswa lewat daring.

“Didalam kelas kita sudah pasang jaringan internet, agar guru tidak ada kendala saat mengajar, kantin sekolah ditutup, setelah proses pembelajaran selesai, semua pulang ke rumah masing-masing,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Sekolah SMA Negeri I, Ayus Nusi mengatakan, ini sesuai dengan kurikulum yang sudah ditetapkan dan dilakukan selama 2 hari siswa untuk datang ke sekolah selama 1 minggu, dari 3 kelompok bergantian.

“Sampai hari ini kami melakukan sesuai instruksi Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan PTM terbatas ini,” terangnya.

Dia menjelaskan, 4 jam proses pembelajaran bagi siswa, hanya 45 menit dalam menerima 1 mata pelajaran. Selama 4 jam pelajaran, jumlah pelajar yang diterima sebanyak 3-4 jam mata pelajaran yang diberikan oleh guru-guru. (Inkri/HL)