Belajar Daring, Siswa Mengaku Tak Kuat Lagi Beli Pulsa Data

Belajar Daring, Siswa Mengaku Tak Kuat Lagi Beli Pulsa Data

19/08/2021 18:49 0 By Syakir

Wahyudin Humonggio, Kepala Sekolah SMA 7 Gorontalo

Hulondalo.id – Penyebaran covid-19 yang tak kunjung reda, membuat rata rata sekolah belum berani menerapkan pembelajaran tatap muka. Belajar secara dalam jaringan (Daring) pun, dirasa tidak optimal. Selain skill guru yang belum mampu menyesuaikan, persoalan pulsa data untuk siswa juga menjadi kendala utama.

Hal itu seperti diakui Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Gorontalo, Wahyudin Humonggio. Menurutnya, sekitar 50 hingga 75 % siswa di sekolahnya, tidak mengikuti pembelajaran secara daring, dikarenakan ketidak mampuan mereka membeli pulsa data.

Memang diakui Wayhudin, pemerintah telah mengalokasikan pemberian paket pulsa data kepada para siswa, namun itu tidak serta merta membuat proses pembelajaran daring berjalan optimal.

“Ya, biaya pembelian pulsa data di sekolah ini adalah menjadi keluhan paling banyak. Memang pemerintah sudah memberikan bantuan paket data gratis, tapi, tidak serta merta PJJ bisa teratasi,” ungkapnya kepada Hulondalo.id, Kamis (19/8/2021).

Tak cuma itu. Hal yang menjadi kendala lainnya adalah, masih banyak juga siswa yang tidak memiliki smartphone. Kalau diperkirakan jumlahnya dalam satu sekolah ada sekitar 20%.

“Saya dapati ada siswa dalam 1 rumah, hanya memiliki 1 hp, namun saudara berkisar 4 orang dan harus bergantian dan sharing untuk melakukan pembelajaran dalam jaringan ini,” terangnya.

Diakui Wahyudin, Guru di SMA negeri 7 ini, untuk mengatasi permasalahan-permasalahan diatas, tentu guru secara skill tidak siap.

Dia menyarankan, dalam mengatasi hal tersebut adalah Dinas pendidikan dan Kemendikbud ristek Republik Indonesia, perlu terus menerus, kalau memang pandemi ini berlanjut dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akan berlanjut, muka Guru harus diupgrade kemampuan mengajarnya. (Inkri)