Bendera PDIP Dibakar, Ketua DPC Marhenis UW Pimpin Aksi Damai di Polres Blitar

Bendera PDIP Dibakar, Ketua DPC Marhenis UW Pimpin Aksi Damai di Polres Blitar

30/06/2020 11:14 0 By Yadin

Marhaenis UW ,Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar memimpin aksi damai di Polres Blitar. (istimewa)

Hulondalo.id (Blitar) – Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kabupaten Blitar mendatangi Polres Blitar terkait pembakaran bendera PDIP, Senin (29/6/2020).

Dengan membawa bendera kebanggaan PDIP, seluruh struktur DPC Blitar dan seluruh pengurus PAC Blitar mendatangi Polres Blitar.

“Partai kita PDIP diperlakukan dengan tidak baik dengan pembakaran bendera partai. Kita anggap itu suatu pelecehan terhadap partai kita,” ketus Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar, Marhenis UW.

Masih menurut Marhenis, ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. “Sesuai petunjuk ibu Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum kita, bahwa hal ini harus diselesaikan sesuai hukum. Jadi kita minta kepada kepolisian untuk segera memproses secara hukum, ditangkap para pelakunya,” tegasnya.

Pihaknya bisa saja membalas hal tersebut, cukup dengan dikerahkannya seluruh kader partai PDIP yang ada di Blitar. “Kalau kita mau melakukan pembalasan yang lebih besar kita gampang, kita kerahkan dari Blitar saja sudah cukup. Tetapi tidak seperti itu,” kata Marhenis.

Marhenis juga mendesak Kapolres Blitar untuk segera mengusut hal itu.”Kita nanti mendesak kepada Kapolres untuk bisa menyampaikan kepada Polri atau Polda Metro, apakah itu di Mabes sana, untuk bisa disampaikan aspirasi kader-kader PDIP Kabupaten Blitar,” pintanya.

Marhenis yang juga Wakil Bupati Blitar itu menegaskan, itu menjadi tanggung jawab bersama untuk memperjuangkan partai. Menurutnya, PDIP itu jelas berazaskan Pancasila.

“PDIP itu jelas berazaskan Pancasila. Partai kita beragama semua, ada Islam, ada yang Kristen, ada yang Budha, ada yang Hindu. Semua penganut agama di Indonesia ada di PDIP,” jelas Marhenis. “Partai PDIP bukan PKI, PDIP adalah PDIP yang beragama yang berazas Pancasila,” imbuhnya.

Terakhir Marhenis mengatakan, PDIP dibangun dari zaman orde baru dengan perjuangan yang luar biasa dari para kader PDIP dan dilecehkan dengan begitu saja oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kita tidak bisa menerima begitu saja, maka ini harus diusut tuntas daripada rakyat PDIP akan bertindak sendiri,” tegasnya.

Penyampaian aspirasi berjalan aman dan damai dengan mematuhi protokol kesehatan.  Semua peserta memakai masker dan melakukan sosial distancing. (Sa)