Beredar Foto Oknum Kades di Gorontalo Diduga Main Judi, Sebut Uangnya untuk Beli Miras

Beredar Foto Oknum Kades di Gorontalo Diduga Main Judi, Sebut Uangnya untuk Beli Miras

11/06/2021 19:24 0 By Alex

Kades main judi

Foto Kepala Desa Pilobuhuta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo yang diduga main judi beredar di kalangan masyarakat./F. Istimewa

Hulondalo.id – Warga Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, dibuat risih dengan beredarnya foto salah satu oknum kepala desa diduga sedang ikut main judi bersama warga.

Usut punya usut, oknum kades dalam foto yang beredar tersebut adalah Kepala Desa Pilobuhuta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, bernama Hamzah Meluko.

Dalam foto itu, sang kades mengenakan kaus bercorak hijau hitam dengan kopiah keranjang. Diduga sedang main judi bersama oknum warga setempat, sang kades sedang memegang kartu domino dan terdapat sejumlah uang yang berada di atas meja, termasuk di hadapan sang kades.

Selain itu, ada juga botol mineral yang diduga berisi minuman keras (miras) untuk menemani mereka saat main judi.

Wartawan pun coba mengkonfirmasi perihal foto yang beredar di masyarakat Desa Pilobuhuta itu. Kepada wartawan, Hamzah Meluko membenarkan foto itu adalah dirinya. Namun dia membantah jika dalam foto itu sedang main judi dengan warganya.

Hamzah menjelaskan, kedatangannya di tempat itu untuk mengumpulkan uang membeli miras bagi warga yang sedang bekerja mencuci bak air bersih.

“Kebetulan saat itu ada pembersihan bak air bersih yang dilakukan warga. Saat melakukan pembersihan, mereka merasa kedinginan dan minta untuk dibelikan miras. Saya pun langsung berinisiasi dengan mengumpulkan uang kepada warga untuk membeli miras,” singkat Hamzah.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pilobuhuta, Irwanto Karim mengaku tidak mengetahui jika sang kades diduga terlibat main judi bersama warga. Irwanto baru mengetahuinya dari informasi media karena tidak ada aduan dari warga perihal sang kades.

Namun begitu, BPD Pilobuhuta akan menggelar rapat bersama kades untuk menanyakan perihal foto yang dinilai mencoreng pemerintah desa setempat.

“Jika terbukti, kita rekomendasikan ke proses hukum,” tandas Irwanto.(Snopin)