Berlakukan Prokes Ketat, Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Nataru

Berlakukan Prokes Ketat, Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Nataru

25/11/2021 23:54 0 By Syakir

rapat persiapan penyelenggaraan angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Kamis (25/11/2021) di Villa Kencana, Boalemo.

Hulondalo.id – Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo memperkirakan, arus orang yang akan masuk dan keluar Gorontalo pada natal dan tahun baru 2021, akan mencapai 20 ribu orang. Upaya pencegahan lonjakan kasus pun harus dilakukan.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan penyelenggaraan angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Kamis (25/11/2021) di Villa Kencana, Boalemo.

Sekda Provinsi Gorontalo Darda Daraba saat membuka kegiatan mengatakan, rapat ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan penyelenggara transportasi jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), dengan meminimalisir terjadinya lonjakan kasus covid-19.

“Di masa pandemi ini ada hal-hal yang harus kita perhitungkan dan butuh kepedulian kita bersama teman-teman dari titik simpul unit pelaksana tugas masing-masing,” ujarnya.

Langkah antisipasi harus dipikirkan dari sekarang. Salah satunya pemberlakukan protokol kesehatan yang yang ketat untuk mencegah terjadinya penularan dan peningkatan kasus Covid-19 usai libur Nataru.

“Alhamdulillah pak sekda rekan rekan kami semua di simpul simpul transportasi baik udara, laut dan darat, alhamdulillah mereka sudah mengsinergikan aturan aturan ini,” kata Kadishub Jamal Nganro.

Menurutnya belajar dari tahun lalu, kurang lebih jika di total masyarakat yang datang ke Gorontalo, baik melalui darat, laut dan udara hampir 20.000. Begitu pula dengan yang keluar Gorontalo.

Dalam rapat itu hadir, sejumlah instansi diantaranya, dinas perhubungan kabupaten/kota, Direktorat lalu Lintas (Ditlantas) Polda, Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, penyelenggara Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo, Manajer ASDP Luwuk, kepala UPP Tilamuta, Anggrek, dan Kwandang, BMKG, Pelindo, Kantor Kesehatan Pelabuhan, gugus tugas COVID-19 dan instansi terkait lainnya. (**)