Bhayangkara Mural Festival, Lawan Hoaks Dimasa Pandemi Covid-19

Bhayangkara Mural Festival, Lawan Hoaks Dimasa Pandemi Covid-19

30/10/2021 21:40 0 By Maman

Bhayangkara Mural Festival

Suasana pelaksanaan Bhayangkara Mural Festival 2021. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Informasi hoaks dimasa pandemi Covid-19 banyak beredar. Upaya memerangi maupun melawan informasi hoaks terus dilakukan. Termasuk oleh Polda Gorontalo yang diwujudkan melalui Bhayangkara Mural Festival 2021.

Berlokasi di depan pintu Gerbang Stadion Olahraga David-Tony Kabupaten Gorontalo, Bhayangkara Mural Festival 2021 diikuti seniman se Provinsi Gorontalo termasuk seniman lansia.

“Ini untuk memerangi hoaks tentang Covid-19 yang berkembang di masyarakat, juga wadah generasi muda khususnya seniman untuk berekspresi melalui mural,” kata Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi, Sabtu (30/10/2021).

Pudji mengatakan, festival yang mengangkat tema, Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi Covid-19 ini, juga sekaligus sebagai edukasi tentang Covid-19 kepada masyarakat melalui mural.

Salah seorang Juri Festival Mural, Wayan Sudana menuturkan, ada beberapa kriteria penilaian dalam kegiatan ini. Pertama, aspek artistik nilai keindahannya. Bagaimana pun mural ini karya seni. Sehingga, nilai artistik menempati bobot yang tertinggi.

“Kita menilai bagaimana para pemural ini mampu memvisualisasikan unsur-unsur artistik dengan seni rupa dan mempertimbangkan prinsip-prinsip tertentu sehingga menghasilkan karya mural yang indah,” tutur Wayan.

Penilaian berikutnya, tentang kesesuaian tema. Wayan mengatakan, penilaian difokuskan pada ide-ide yang dilombakan.

“Nilai komunikasi juga menjadi kriteria penilaian, mural memiliki pesan yang dapat dipahami oleh masyarakat, dan terakhir terkait originalitas atau keaslian mural itu sendiri,” ungkap Wayan.

Kegiatan ini diakui Wayan, sangat efektif dalam melawan pemberitaan dan infomasi yang simpang siur atau hoaks. Ini juga membuka ruang bagi seniman jalanan, untuk menyalurkan kreativitas serta wadah untuk kebebasan berekspresi.

“Kami mengambil tema bersama semua elemen menjaga Indonesia dari serangan Covid-19,” ungkap salah seorang peserta Hidayat Dangkua. (Pin)