Bimtek Audit Forensik PBJ-PSP Penting bagi Aparat Pengawas Internal Pemerintah

Bimtek Audit Forensik PBJ-PSP Penting bagi Aparat Pengawas Internal Pemerintah

14/11/2019 15:17 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat menyematkan tanda peserta kepada auditor yang mengikuti Bimtek Audit Forensik PBJ dan PSP di Manado, Kamis (14/11/2019)

Hulondalo.id – Dalam rangka meningkatkan kapasitas auditor pada pengadaan barang dan jasa dan pelayanan satu pintu, sedikitnya 37 auditor dari Inspektorat Provinsi Gorontalo, kabupaten/kota mengikuti Bimbingan Teknis Audit Forensik Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta audit kepatuhan proses Pelayanan Satu Pintu (PSP).

Bimtek yang digelar di Hotal Grand Whiz, Manado, Sulawesi Utara ini dibuka langsung Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Kamis (14/11/2019). Bimtek tersebut akan berlangsung selama dua hari yang diselenggarakan oleh Inspektorat Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Gorontalo dan KPK RI.

“Diharapkan para auditor dapat bekerja sama dengan kepolisian, kejaksanaan dan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi,” buka Wakil Gubernur Idris Rahim.

Sebelumnya, audit forensik merupakan tindakan menganalisa dan membandingkan antara kondisi di lapangan dengan kriteria untuk menghasilkan informasi atau bukti kuantitatif yang bisa digunakan di pengadilan.

Dikatakan Idris, audit forensik ini bersifat proaktif yang digunakan untuk mendeteksi resiko terjadinya kecurangan, serta dapat pula bersifat reaktif yang dilakukan jika ada indikasi atau bukti awal terjadinya kecurangan.

“Pemahaman akan audit forensik sangat penting bagi aparat pengawas internal pemerintah dalam menjalankan fungsi pengawasan dalam rangka penanganan dugaan tindak pidana korupsi. Dengan demikian dana pembangunan baik yang bersumber dari APBD maupun APBN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, Inspektur Provinsi Gorontalo Iswanta menjelaskan, bimtek ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi KPK RI atas program Monitoring Center fo Prevention (MCP). Hasil penilaian program MCP tahun 2018 oleh KPK RI, Provinsi Gorontalo menempati rangking kedua Nasional.

“Hanya saja kita di Provinsi Gorontalo belum menyentuh audit forensik sesuai rekomendasi hasil evaluasi KPK RI, maka itulah kami dari Inspektorat Provinsi Gorontalo melaksanakan bimtek audit foreksik ini,” kata Iswanta.(adv/alex)