Bone Bolango Masuk Nominasi Penerima Anugerah Paritrana Award 2020

Bone Bolango Masuk Nominasi Penerima Anugerah Paritrana Award 2020

10/03/2021 23:46 0 By Jeffry

Bupati Hamim Pou didampingi Sekda Ishak Ntoma dan Kepala DPMPTSPTK Djumaidil menerima kunjungan audiensi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Hendra Elvian, di ruang kerja Bupati, Rabu (10/3/2021). (F.AKP/Diskominfo)

Hulondalo.id – Ini tentu menjadi kabar menggembirakan sekaligus membanggakan bagi Kabupaten Bone Bolango (Bonebol).

Pasalnya Bone Bolango merupakan satu diantara yang terpilih menjadi nominator penerima penghargaan Anugerah Paritrana Award 2020 yang digelar oleh BPJamsostek.

Hal ini disampaikan Kepala BPJamsostek cabang Gorontalo Hendra Elvian saat audiensi bersama Bupati Bonebol Hamim Pou yang didampingi Sekda Ishak Ntoma dan Kepala DPMPTSPTK Djumaidil di ruang kerja Bupati, Rabu (10/3/2021).

Bupati Bonebol Hamim Pou bersama 7 kepala daerah lainnya pun diundang oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk mengikuti sesi wawancara sebagai kandidat penerima Paritrana Award tahun 2020.

Sesuai rencana, Hamim mendapat jadwal sesi wawancara yang akan digelar di Double Tree by Hilton Hotel Jakarta, Selasa (16/3/2021) pekan depan.

Terpilihnya Bone Bolango sebagai kandidat penerima anugerah Paritrana Award, karena sejak tahun 2018 berperan aktif dan peduli terhadap perlindungan tenaga kerja informal maupun pekerja rentan melalui program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Bahkan mulai tahun 2019 hingga tahun 2021 ini, program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) ini ditingkatkan menjadi 20.000 pekerja rentan setiap tahunnya. Tidak hanya itu, anggota Korpri Bone Bolango, tenaga non ASN, dan juga aparat desa pun diikutkan dalam program perlindungan Jamsostek tersebut.

“Ini bagian dari komitmen Pemkab Bone Bolango, karena kita sejak tahun 2018 hingga saat ini sudah melindungi pekerja sektor informal kita lewat program perlindungan Jamsostek, khususnya untuk dua hal, yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM),” kata Hamim Pou.

Program perlindungan Jamsostek bagi para pekerja sektor informal ini, lanjut Hamim, itu dibiayai lewat dana APBD Kabupaten Bone Bolango. Setiap tahun Pemkab Bone Bolango melindungi lebih kurang 20.000 pekerja lewat BPJS Ketenagakerjaan, dimana preminya dibayarkan oleh pemerintah daerah.

“Dengan angka 20.000 pekerja terlindungi Jamsostek tersebut, itu artinya hampir 79% angkatan kerja di Bone Bolango dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan yang didanai oleh APBD Kabupaten Bone Bolango,”ungkap Hamim Pou.

Bupati dua periode ini menambahkan perlindungan pekerja sektor informal di Bone Bolango menjadi bagian dari komitmen dirinya selama menjabat Bupati Bone Bolango.

”Insya Allah selama memimpin Bone Bolango saya pastikan seluruh pekerja di daerah ini akan terus terlindungi lewat BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Kita patut beryukur di Provinsi Gorontalo. Alhamdulillah Bone Bolango yang paling peduli dan melindungi warganya lewat program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Hamim.

Hamim Pou pun mengaku bersyukur Kabupaten Bone Bolango bisa masuk sebagai kandidat penerima anugerah Paritrana Award tahun 2020.

“Mohon doanya Bone Bolango bisa juara dan mendapatkan penghargaan Paritrana Award tahun 2020 yang akan diserahkan oleh Presiden RI. Hari Selasa depan kami akan di interview di Jakarta,” tutur Hamim Pou.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Hendra Elvian mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh Kabupaten Bone Bolango menjadi pemenang dalam ajang Paritrana Award ini.

”Kalau bisa harus juara satu di Paritrana Award tahun 2020,” support Hendra.

Hendra pun berharap kedepan Pemkab Bone Bolango bisa memberikan program perlindungan Jamsostek tersebut kepada warganya yang masih belum terdaftar.

”Saat ini baru 20.000 tenaga kerja informal yang sudah terlindungi. Insya Allah kedepan semua masyarakatnya yang bekerja di sektor informal dan lainnya bisa tercover secara menyeluruh oleh program BPJS Ketenagakerjaan ini,” tandasnya.(Jeff/Adv)