BPJamsostek Gorontalo Catat Pembayaran Klaim Rp 53 Miliar dalam Setahun

BPJamsostek Gorontalo Catat Pembayaran Klaim Rp 53 Miliar dalam Setahun

04/03/2021 09:00 0 By Jeffry

Kantor layanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo

Hulondalo.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJamsostek) Cabang Gorontalo mencatat sepanjang tahun 2020 hingga Februari 2021 telah membayarkan klaim sebesar Rp 53 Miliar lebih.

Adapun rincian tersebut yakni pada tahun 2020, BPJamsostek Gorontalo telah membayarkan klaim kepada tenaga kerja sebesar Rp. 44.136.389.638,58 yang terdiri dari 3.658 klaim Jaminan Hari Tua (JHT), 101 kasus Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), 314 klaim Jaminan Kematian (JKM), dan 145 klaim Jaminan Pensiun (JP).

Sementara, awal tahun 2021 hingga Februari 2021, BPJamsostek Gorontalo telah membayarkan klaim kepada tenaga kerja sebesar Rp. 9.375.356.441, terdiri dari 581 klaim JHT, 24 kasus JKK, 81 klaim JKM dan 40 klaim JP.

“Jadi, total yang sudah kami bayarkan sepanjang 2020 hingga Februari 2021 itu telah mencapai Rp 53 miliar lebih,” ujar Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Gorontalo, Hendra Elvian, Rabu (3/3/2021).

Hendra juga menyebut, hingga saat ini jumlah total keseluruhan tenaga kerja yang telah tercover oleh BPJamsostek Gorontalo tercatat sebanyak 81.191 orang, dimana para pekerja tersebut terdiri dari 46,907 pekerja formal dan 34,284 tenaga kerja informal.

Apalagi kata dia, yang patut disyukuri adalah kehadiran BPJS Ketenagakerjaan kini sangat mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah, terbukti kurang lebih 25.000 tenaga kerja formal non ASN  telah terlindungi di BPJAMSOSTEK sejak tahun 2017.

”Sejak 2 tahun terakhir pemerintah khususnya Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Pohuwato dan Kota Gorontalo juga memberikan bantuan perlindungan kepada 30.405 tenaga kerja informal yang disubsidi oleh pemerintah,” papar Hendra Elvian.

Secara gamblang, Hendra pun menjelaskan peran dan fungsi dari BPJAMSOSTEK sebagai lembaga pemerintah non kementerian yang dibentuk oleh negara untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja melalui program JKK, JKM, JHT, dan JP.

Iuran yang dibebankan pun kata Hendra,  sangat murah yakni mulai dari Rp16.800 setiap bulannya, peserta sudah dapat dilindungi dalam 2 program, yakni JKK dan JKM dengan manfaat sebesar Rp42 juta hanya untuk JKM.

“Jadi yang berhak didaftarkan itu adalah tenaga kerja yang benar-benar aktif bekerja, baik itu yang bekerja di perusahaan maupun yang bekerja secara mandiri, dan bagi yang tidak bekerja itu tidak dapat dilindungi oleh BPJamsostek,” imbuh Hendra.(Jeff)