Buka Raker Korpri Gorontalo Utara, Bupati: Anggota Korpri Punya Hak Politik

Buka Raker Korpri Gorontalo Utara, Bupati: Anggota Korpri Punya Hak Politik

03/11/2020 22:51 0 By Maman

Raker Korpri Gorontalo Utara

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin menghadiri Raker Korpri Gorontalo Utara. (foto:hms)

Hulondalo.id – Anggota Korps Pegawai Negeri (Korpri) kata Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, punya hak politik. Namun kata Bupati, pada pelaksanaan pilkada, anggota Korpri kesulitan untuk mengikuti kegiatan maupun agenda yang dilakukan para calon kepala daerah.

“Saya menyampaikan saran kepada Korpri Provinsi untuk diteruskan ke nasional, perlunya sebuah forum untuk memberikan kesempatan, kepada paslon Bupati atau Walikota untuk berbicara ditengah-tengah anggota Korpri,” ungkap Bupati saat membuka Rapat Kerja (Raker) Korpri Gorontalo Utara di Hotel Peninsula, Manado.

Dengan begitu kata Bupati, Korpri bisa berpartisipasi dalam pesta demokrasi, dengan mendengarkan visi misi calon kepala daerah. Apalagi para calon kepala daerah ini, ada diantaranya yang nanti menjadi partner kerja anggota Korpri dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita tidak perlu takut lagi untuk mengikuti debat kandidat, biasanya anggota Korpri hampir-hampir tidak bisa diikut sertakan,” kata Indra, Selasa (3/11/2020).

Semoga kata Bupati, saran ini bisa diterima oleh Dewan Pimpinan Pusat Korpri, bahwa anggota Korpri perlu aktif. Paling tidak kata Bupati Gorontalo Utara dua periode ini, ada yang perlu memperjuangkan hak-hak politik dari anggota Korpri.

Bupati berharap, Korpri menjadi suatu organisasi yang bisa memfasilitasi, memediasi pertemuan dengan para calon kepala daerah. Agar Korpri lebih dekat dan mampu melihat mana calon kepala daerah yang perlu mendapatkan dukungan.

“Bisa melalui dialog dan mendengarkan penyampaian visi misi para calon kepala daerah dalam suatu forum yang dilaksanakan oleh Korpri dilingkungan Korpri,” tandasnya.

Sementara itu, pelaksanaan Raker Korpri Gorontalo Utara ini kata Bupati, untuk pengisian kembali pengurus yang sudah pensiun, membicarakan masalah tingkat kesejahteraan para pegawai, juga wujud penghormatan anggota Korpri kepada yang pensiun sebagai anggota Korpri. (Prin/Adv)