Buka Webinar Internasional UBM Gorontalo, Wagub Akui Pandemi Pengaruhi Capaian Target SDGs

Buka Webinar Internasional UBM Gorontalo, Wagub Akui Pandemi Pengaruhi Capaian Target SDGs

07/11/2020 19:14 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat membuka Webinar Internasional SDGs yang digelar secara virtual oleh Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, Sabtu (7/11/2020). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo menggelar webinar Internasional Sustainable Development Goals (SDGs) yang dibuka Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Sabtu (7/11/2020).

Webinar internasional SDGs tersebut mengangkat tema “Innovation to Empower Rural Communities in The Time of Covid-19” atau inovasi pemberdayaan masyarakat pada masa pendemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Idris Rahim mengakui bahwa pandemi Covid-19 telah banyak mempengaruhi seluruh sektor kehidupan, termasuk juga terhadap pencapaian SDGs yang terdiri dari 17 tujuan dan 169 target yang harus dicapai pada Tahun 2030 mendatang.

“Pemprov Gorontalo telah berupaya menangani pandemi Covid-19 dengan melakukan realokasi dan refocusing APBD tahun anggaran 2020 yang difokuskan pada penyediaan sarana prasarana kesehatan, Jaring Pengaman Sosial, serta pemberdayaan masyarakat melalui stimulus ekonomi khususnya untuk sektor UMKM,” kata Idris.

Dikatakan Wakil Gubernur Idris Rahim pula, selain bertujuan untuk menjaga agar UMKM tetap produktif di masa pandemi, langkah tersebut juga sejalan dengan rencana aksi daerah dalam mencapai SDGs yang telah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Gorontalo Nomor 66 Tahun 2018.

“Pergub tersebut merupakan tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pastinya, untuk mencapai SDGs butuh peran seluruh elemen masyarakat,” sambung Idris.

Pemerintah Provinsi Gorontalo, lanjut Idris, juga sudah menerbitkan Surat Edaran Gubernur Gorontalo Nomor 510/DKUPP/512 tanggal 30 April 2020 tentang Penggunaan Produk IKM dan UMKM.

Surat edaran tersebut mengimbau seluruh instansi untuk membeli bahan keperluan sehari-hari dengan memprioritaskan produk IKM dan UMKM lokal dengan tujuan untuk menjaga usaha masyarakat tetap produktif di masa pandemi Covid-19.(adv/alex)