Bukan Karena Poligami, 218 Pasangan Cerai di PA Gorontalo

Bukan Karena Poligami, 218 Pasangan Cerai di PA Gorontalo

01/06/2020 16:27 0 By admin

Ilustrasi, sidang perceraian. (foto;republika)

Hulondalo.id – Dalam periode 1 Januari hingga 26 Mei 2020, Pengadilan Agama Gorontalo sedikitnya mencatat ada 218 kasus perceraian yang terjadi. Tertinggi adalah jenis perkara gugat cerai dibanding cerai talak.

Data yang diperoleh hulondalo.id dari Pengadilan Agama Gorontalo, total perceraian yang ditangani ad 218 kasus, dengan rincian 169 cerai gugat dan 49 cerai talak. Dan jumlah perceraian tertinggi berada di bulan Januari, dengan 51 cerai gugat dan 19 cerai talak.

“Sementara, pada bulan Mei 2020 jumlah kasus perceraian terendah yakni, 13 perkara cerai gugat, dan 4 cerai talak,” ungkap Panitera Pengadilan Agama Gorontalo Taufik H. Ngadi.

Pertengkaran terus menerus mendominasi penyebab perceraian. Diikuti meninggalkan salah satu pihak, dan kekerasan dalam rumah tangga. Namun tidak ada kasus percerian untuk beberapa sebab lainnya, salah satunya poligami. (lihat infografis)

“Kami berharap, setiap pasangan dapat menyelesaikan setiap permasalahan rumah tangga secara musyawarah, untuk memperoleh solusi yang terbaik,” pesan Taufik, menutup perbincangan dengan hulondalo.id. (Rinto)