Bukan Lockdown, Seluruh Pintu Masuk Gorontalo Dijaga Ketat

Bukan Lockdown, Seluruh Pintu Masuk Gorontalo Dijaga Ketat

17/03/2020 16:03 0 By Syakir

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama seluruh unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, dan sejumlah kepala daerah, usai rapat terkait penanganan penyebaran Corona, Selasa (17/3/2020). (f.zhk)

Hulondalo.id – Forkopimda Gorontalo, Selasa (17/3/2020), menggelar rapat untuk antisipasi penanganan penyebaran virus corona alias covid-19. Sedikitnya ada 9 poin disepakati, yang semuanya mengacu ke SOP, Kepres nomor 7 tahun 2020, maupun edaran menteri atau lembaga.

Dalam konferensi persnya, Sekda Provinsi Gorontalo Darda Daraba mengungkap bagaimana, dalam rapat yang dipimpin Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu, beberapa poin yang disepakati adalah memperketat seluruh pintu masuk ke Gorontalo, baik darat, laut maupun udara.

“Nantinya, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota akan membuat posko terpadu untuk melakukan pemeriksaan ketat, pada pintu pintu masuk wilayah perbatasan lewat darat. termasuk pemeriksaan miras dan narkoba sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur),” ungkap Sekda Darda Daraba yang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Misranda Nalole.

Tak hanya itu, Darda juga menambahkan, pintu masuk pelabuhan akan dibuat gate satu arah, untuk memudahkan pemeriksaan penumpang, baik yang akan berangkat maupun datang. Termasuk menyiapkan pemantauan terhadap WNA ataupun WNI yang baru tiba di Gorontalo.

Sayang, dalam konferensi pers yang digelar usai rapat forkopimda itu, Sekda Darda Daraba belum merinci berapa anggaran yang disiapkan Pemprov Gorontalo, untuk antisipasi penanganan penyebaran corona ataupun jumlah personil kesehatan yang disiapkan.

Sekda hanya menegaskan, soal anggaran semua mengacu ke edaran menteri keuangan dan lembaga terkait. Yang pasti, pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota sepakat untuk siap menghadapi penyebaran virus corona, yang penanganannya mengacu ke SOP maupun Kepres nomor 7 tahun 2020.

Hadir dalam rapat kemarin diantaranya, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Adnas, Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi. Arnold A.P. Ritiauw, Kajati Jaja Subagja, Wagub Idris Rahim, Ketua Deprov Paris Jusuf, serta para kepala daerah serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemprov Gorontalo. (zhk)