Buntut Temuan 10 Orang Positif, Jalur Laut Gorontalo Diperketat

Buntut Temuan 10 Orang Positif, Jalur Laut Gorontalo Diperketat

15/11/2021 16:27 0 By Syakir

Swab antigen, syarat wajib yang harus dilalui setiap penumpang yang tiba di pelabuhan penyebrangan Gorontalo. (f.syakir)

Hulondalo.id – Menurunnya kasus covid-19, membuat sebagian masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan. Minggu malam (14/11/2021), 10 orang penumpang kapal Fery, dinyatakan positif covid-19 usai menjalani swab antigen di Pelabuhan Penyebrangan Gorontalo.

10 pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif usai menjalani swab antigen itu, berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Gorontalo, yang berasal dari Luwuk, Sulawesi Tengah.

Usai dinyatakan positif, 10 mahasiswa itu langsung menjalani karantina mandiri, dan belum diizinkan untuk beraktifitas sebelum hasil PCR nya keluar.

Terkait temuan ini, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku kecolongan, karena saat ini Provinsi Gorontalo sudah zona hijau dengan 0 kasus covid-19.

“Saya takutnya sama dengan kejadian bulan Juni lalu di bandar udara. Ada 65 orang, mulai dari porter bandara, CS, dan lainnya positif covid-19,” ujarnya, disela rapat terbatas dengan Sekdaprov Darda Daraba, Dinas Perhubungan, kepala BPBD, serta satgas covid-19, Senin (15/11/2021).

Rusli mengatakan, kalau seperti ini maka sia sia upaya pengetatan yang dilakukan dalam daerah, karena jebolnya justru dari luar. Dirinya pun kembali menegaskan, rapid test dan surat vaksin wajib dikantongi pelaku perjalanan yang masuk lewat jalur laut.

“Sekda buatkan surat, kita minta jadwal kapal apa yang akan masuk Gorontalo, kita menyurat ke pemerintah daerahnya, bahwa masuk ke Gorontalo wajib bawa hasil antigen dan surat vaksin, jika tidak silahkan putar balik,” tambah Rusli menegasi.

Terkait rapid antigen sendiri, Rusli meminta kalau perlu sekalian di swab dengan anak buah kapal (ABK), bahkan kalau perlu seluruh pedagang yang seharinya beraktifitas di pelabuhan. (**)