Bupati Saipul Berburu Lailatul Qadar Hingga Malam Terakhir

Bupati Saipul Berburu Lailatul Qadar Hingga Malam Terakhir

12/05/2021 11:56 0 By Yadin

Tampak, Bupati Saipul tengah menunggu jadwal shalat malam di masjid agung Baiturrahim.

Hulondalo.id – 10 malam terakhir Ramadan, bagi sedikit orang itu adalah alarm untuk mengencangkan ikat pinggang dan melipatgandakan ibadah, demi mengejar ampunan dari Rabbnya. Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga termasuk dalam kelompok yang sedikit itu.

Setelah mengikuti prosesi adat tonggeyamo penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah dan menyelesaikan beberapa urusan, Bupati Saipul bergegas menuju ke masjid agung Baiturrahim sembari menunggu jadwal shalat malam, Rabu dini hari (12/5/2021), pukul 02.00 Wita.

Tak ada yang menemani. Jangankan protokoler, ajudan bahkan sopir pribadi pun tidak ikut. Bupati yang baru saja terpilih itu mau I’tikaf di masjid. Dalam syahdunya malam terakhir Ramadan, Saipul begitu menikmati ibadahnya, meski urusan pemerintahan dan berbagai persoalan begitu membebani pundak sang khalifah.

Ternyata, I’tikaf seperti itu sudah dilakukannya sejak beberapa hari lalu, saat masuk 10 malam terakhir Ramadan.

Terlihat raut wajahnya yang menahan kantuk dan lelah, setelah beraktifitas seharian. Tapi Saipul tak mau kalah dengan itu, baginya 10 malam terakhir Ramadan terlalu berharga untuk dilewati begitu saja.

“Mudah-mudahan amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah,” tutur Saipul.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ أِذَادَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَالَيْلَهُ وَاَيْقَظَ أَهْلَهُ

Dari Aisyah ra, ia berkata: “Apabila memasuki hari sepuluh terakhir bulan Ramadan, Rasulullah saw mengencangkan pakaian bawahnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya,” (HR Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, an-Nasa’i dan Ibnu Majah).

Ada 4 kebiasaan yang dilakukan dalam 10 malam terakhir ramadan. Mulai dari memperpanjang sholat malam, memperbanyak sedekah, I’tikaf di Masjid, hingga Tilawah Al Quran. (din)