BWS Identifikasi Kerusakan SDA Pasca Banjir Pohuwato

BWS Identifikasi Kerusakan SDA Pasca Banjir Pohuwato

01/05/2019 22:22 0 By Alex

banjir Gorontalo

Tim teknis dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo saat meninjau kondisi tanggul jebol yang berakibat banjir di wilayah Kabupaten Pohuwato.

Hulondalo.id – Tim teknis dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo tengah mengidentifikasi sejumlah kerusakan fasilitas sumber daya air (SDA) pasca banjir bandang yang melanda wilayah Pohuwato, beberapa hari terakhir ini.

“Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan BPBD Kabupaten Pohuwato dalam rangka tanggap darurat,” ujar Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo, Adenan Rasyid, Rabu (1/5/2019).

Sebelumnya, sesuai data yang dihimpun BWS Sulawesi II Gorontalo, banjir yang cukup parah akibat intensitas hujan yang tinggi ini terjadi di 3 wilayah kecamatan, masing-masing Patilanggio, Buntulia dan Taluditi.

Banjir bandang di Kecamatan Patilanggio terjadi karena luapan sungai Balayo. Sementara di Kecamatan Buntulia akibat luapan sungai Taluduyunu. Sedangkan di wilayah Kecamatan Taluditi tak jauh beda, akibat luapan sungai Kalimas.

“Jadi, untuk wilayah yang kena dampak sungai Taluduyunu, khususnya di Desa Karya Indah, sudah mulai surut. Total, data sementara masyarakat yang terkena dampak banjir bandang sebanyak 52 KK (kepala keluarga) atau 207 jiwa,” ungkap Adenan Rasyid.

Pihak BWS Sulawesi II Gorontalo bekerjasama dengan BPBD Pohuwato, tengah melakukan upaya penanganan darurat di sejumlah titik tanggul yang jebol. Hingga saat ini, mereka masih terus melakukan monitoring lapangan terkait dampak banjir.

“Kami masih terus mengidentifikasi sejumlah kerusakan fasilitas SDA. Tak hanya di wilayah Pohuwato saja, sampai saat ini kami masih melakukan monitoring banjir karena sebagian besar wilayah Gorontalo masih terdapat hujan deras yang berpotensi banjir,” tandas Adenan Rasyid.(Alex)