Cakupan Vaksinasi Lansia di Gorontalo Masih Rendah, Wagub: Nakes Jangan Tunggu di Puskesmas

Cakupan Vaksinasi Lansia di Gorontalo Masih Rendah, Wagub: Nakes Jangan Tunggu di Puskesmas

07/06/2021 20:40 0 By Alex

vaksinasi lansia

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat mengikuti rapat evaluasi vaksinasi secara virtual yang dipimpin Menkes Budi Gunadi Sadikin, Senin (7/6/2021). (F. Fikri)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim meminta jajaran kesehatan untuk menerapkan strategi jemput bola untuk meningkatkan cakupan vaksinasi bagi lanjut usia (lansia) di Gorontalo.

Pasalnya, hingga pekan pertama bulan Juni 2021, cakupan vaksinasi bagi lansia di Gorontalo masih rendah, yakni baru mencapai 5% dari target 96.000 jiwa yang akan divaksinasi.

“Saya minta jajaran kesehatan jangan hanya menunggu di puskesmas. Lakukan strategi jemput bola, datangi langsung RT/RW di mana ada lansia yang belum divaksin,” tegas Wakil Gubernur Idris Rahim usai mengikuti rapat virtual terkait evaluasi vaksinasi Covid-19 tingkat Nasional, Senin (7/6/2021).

Peningkatan cakupan vaksinasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, utamanya bagi warga lansia.

Sementara vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Gorontalo saat ini sudah mencapai 108% dan untuk petugas pelayanan publik mencapai kisaran 90%.

Sebelumnya, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Gorontalo hingga 3 Juni 2021 mencapai 5.511 orang, di mana 5.272 orang sembuh, 172 orang meninggal dunia dan 67 orang masih dalam perawatan.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin pada rapat virtual itu menyebut, Gorontalo merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang tidak mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Indikator lonjakan tersebut terlihat dari jumlah tempat tidur di rumah sakit yang terpakai untuk perawatan pasien yang terpapar Covid-19.

“Keterpakaian tempat tidur di Gorontalo baru sekitar 30%, baik tempat tidur umum maupun untuk isolasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman.(adv/alex)